Home / Berita

Rabu, 17 Juli 2024 - 22:42 WIB

Hadiri Acara Panas Pela Dua Negeri, Ini Harapan Pj Bupati SBB

GlobalMaluku.ID,Taniwel-Penjabat Bupati Seram Bagian Barat(SBB) , Dr. Achmad Jaiz Ely, ST,.M.Si, menghadiri acara panas Pela yang berlansung di Balai Desa Sohuwe, Kecamatan Taniwel Timur. Selasa,( 16/07/2024).

Kehadiran Pj Bupati bersama OPD lingkup SBB tersebut, dalam rangka menyaksikan secara lansung ritual adat berupa panas pela yang digelar oleh Negeri Sohuwe dan Negeri Lumahpelu, sebagai negeri Ade dan Kaka.

Penjabat Bupati yang di dampingi Ketua PKK dan Setda SBB, A.Tuasu’un, dalam sambutannya mengatakan, budaya panas Pela dan gandong adalah warisan para leluhur, serta sejarah kebudayaan yang harus dilestarikan, terutama dalam menghadapi dinamika yang makin multikultural saat ini.

” Budaya Panas Pela hari ini merupakan upaya revitalisasi kearifan lokal sehingga menjadi tolok ukur budaya masyarakat provinsi Maluku, terutama pada Kabupaten SB,” ujar Pj Bupati.

Baca Juga  Diduga Tabrak Aturan,Sejumlah Warga Kecam Akan Menghadang Proses Pelantikan Raja Tawiri

Ia menambahkan, revitalisasi kearifan lokal melalui panas Pela adalah upaya kita dalam mentransformasikan nilai – nilai budaya yang masih di pertahankan oleh masyarakat di bumi saka Mese Nusa ini, sehingga ritual ini terus dipelihara dan di lestarikan oleh masyarakat terutama masyarakat Sohuwe dan masyarakat Lumahpelu.” Tambahnya.

Dirinya mengatakan, ritual panas Pela adalah sebuah ritual adat dalam rangka memperingati kembali hubungan kekerabatan dan persaudaraan antar dua negeri yang terjadi hari ini yaitu Negeri Lumahpelu (Toma Lima maalesia) dan negeri Sohuwe (Nunuwe manasaite kara uleila).

Panas Pela merupakan identitas masyarakat Maluku yang berharga, sekaligus sebagai tanda pengingat kepada generasi penerus bahwa kita memiliki warisan identitas budaya yang patut dibanggakan, dengan tidak mengenal asal usul, dan hal ini menyatakan pembuktian bahwa agama, adat dan budaya dapat dipertahankan dalam menciptakan keharmonisan dan kedamaian hidup, serta telah menyuguhkan sebuah tingkat keadaban yang tinggi dalam pertalian sejati hidup orang Basudara, sebagaimana ungkapan leluhur kita, potong di kuku rasa di daging, Ale rasa Beta rasa, sagu salemoeng di patah dua.

Baca Juga  Rijal”Benhur Watubun Politisi Pembohong” Tipu Rakyat Maluku

Selaku pimpinan daerah Ely mengapresiasi dan menghimbau kepada para upu latu untuk senantiasa melakukan revitalisasi nilai – nilai kearifan sehingga menjadi modal sosial kultural dalam rangka membangun Kebupaten SBB yang rukun religius, damai sejahtera, aman berkualitas dan demokratis.” Pungkas Ely.

” Semoga panas Pela ini bukan sekedar ekspresi serimonial acara adat saja, tetap berisi pesan kultur dan religius yang harus di pertahankan terutama nilai kasih dan sayang,” harap Pj Bupati.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Malra Gandeng Kemensos, 1.017 Warga Nikmati Layanan Bakti Sosial Terintegrasi

Berita

DPRD Maluku Desak Tindak Lanjut LKPJ 2025, Soroti Pentingnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Berita

DPRD Maluku Siapkan Kuota BBM 2027, Komisi II Panggil OPD dan Soroti Ketimpangan Distribusi

Berita

Wali Kota Ambon Tutup Workshop UNDERVAC-ID, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Berita

Kosgoro Maluku Gelar Musda II, Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan Global

Berita

1.298 Lulusan Unpatti Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Berita

Indonesia di Tengah Disrupsi Global: Kaum Muda Ditantang Jadi Motor Perubahan

Berita

Unpatti Gelar Pelatihan Perawatan Mikroskop untuk Tingkatkan Kompetensi Laboran dan Guru