Home / Berita

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:44 WIB

Wali Kota Ambon: Guru Harus Melek Teknologi Agar Generasi Muda Tak Kehilangan Karakter

AMBON, GlobalMaluku.id – Wali Kota Ambon menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya bergantung pada sarana dan kurikulum, tetapi juga pada kualitas guru sebagai ujung tombak pembentukan sumber daya manusia yang unggul.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan program “Terpujilah Guru” yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel di Kota Ambon. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada Telkomsel dan Kementerian Komunikasi atas komitmennya mendukung peningkatan kapasitas tenaga pendidik di Indonesia.

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Karena itu, kualitas guru dan tenaga kependidikan harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Guru memiliki peran yang sangat sentral dalam dunia pendidikan. Apa yang dimiliki guru, baik kompetensi maupun karakternya, akan sangat menentukan kualitas peserta didik yang dihasilkan,” ujarnya.

Baca Juga  Pemrov Gelar Sosialisasi Stunting Bagi ASN,Ini Harapan Gubernur Maluku

Ia menjelaskan bahwa guru yang memiliki kompetensi tinggi akan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam literasi, numerasi, serta memiliki karakter yang kuat. Sebaliknya, jika kualitas tenaga pendidik tidak terus ditingkatkan, maka kualitas pendidikan juga akan sulit berkembang.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyoroti perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, termasuk hadirnya teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat dan kemudahan, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru, terutama dalam menjaga nilai-nilai budaya dan karakter generasi muda.

“Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak yang luar biasa. Banyak manfaat yang bisa diperoleh, tetapi ada juga dampak negatif yang harus diwaspadai, terutama semakin tergerusnya nilai-nilai karakter dan budaya yang dimiliki anak-anak,” katanya.

Baca Juga  Buka Acara Gema Budaya Islami, Ini Yang Dikatakan Sekda Maluku

Karena itu, ia menilai para guru harus mampu memahami perkembangan teknologi agar dapat membimbing siswa memanfaatkannya secara positif tanpa kehilangan identitas dan nilai-nilai budaya.

“Guru harus paham teknologi informasi. Dengan begitu mereka bisa mengajarkan anak-anak bagaimana memanfaatkan teknologi secara bijak, mengikuti perkembangan zaman, tetapi tetap menjaga karakter, moral, dan budaya bangsa,” tegasnya.

Wali Kota menambahkan, program “Terpujilah Guru” menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi kompetensi guru agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman dan tantangan era digital.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para guru semakin siap menghadapi perkembangan teknologi, sekaligus menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.

Share :

Baca Juga

Berita

Buka Lasqi Nusantara Fest 2026, Wali Kota Ambon Tekankan Penguatan Seni Islami dan Pembentukan Generasi Berkarakter

Berita

Wali Kota Ambon: Pelayanan Terpadu Perkawinan Hadir Berikan Kepastian Status Hukum bagi Masyarakat

Berita

52 Pejabat Fungsional Pemkot Ambon Dilantik, Bodewin Tekankan Profesionalisme dan Keahlian

Berita

DPRD Maluku Dorong APBD Berbasis Data Akurat, Kesejahteraan Rakyat Jadi Fokus

Berita

Bodewin Wattimena: Bukan Soal Besar Kecilnya Angka, Tapi Niat Tulus Meringankan Beban Warga NTT

Berita

DPRD dan Pemkot Ambon Salurkan Donasi Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT

Berita

5.846 Mahasiswa Baru Unpatti Ikuti PKKMB, Rektor Tekankan Disiplin dan Keamanan

Berita

Erwan Sudaryanto: Penguatan KPH Harus Jadi Kunci Pengendalian Kebakaran Hutan dan Pengembangan Bioekonomi