MASOHI, GlobalMaluku.id – Komitmen Yayasan Samaritan dalam mendukung pendidikan dan pengembangan bakat olahraga anak-anak di Pulau Seram terus diwujudkan secara nyata. Melalui berbagai langkah kecil yang dilakukan secara bertahap, yayasan tersebut berupaya menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Maluku.

Pendiri Yayasan Samaritan, David Latumahina, kepada media ini, Senin (8/6/2026) menegaskan bahwa tujuan utama yayasan bukan hanya membina kemampuan sepak bola anak-anak, tetapi juga memastikan mereka memperoleh akses pendidikan yang layak.
“Secara bertahap dengan langkah-langkah kecil, katong sama-sama sedang bergerak ke arah tujuan utama itu,” ujar Latumahina.
Menurutnya, fokus utama Yayasan Samaritan adalah memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bersekolah dengan baik sekaligus mengembangkan potensi mereka di bidang olahraga, khususnya sepak bola.
“Tujuan utama adalah dapat berbagi agar anak-anak dapat bersekolah dengan baik dan bermain bola sesuai kemampuan mereka,” katanya.
Saat ini, Yayasan Samaritan telah menyediakan fasilitas tempat tinggal serta akses pendidikan bagi sejumlah pemain muda yang berasal dari Tehoru dan Hatumete. Program tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui perpaduan pendidikan dan olahraga.
Latumahina menjelaskan, ke depan pihaknya akan terus menjaring anak-anak berbakat dari berbagai wilayah di Pulau Seram, termasuk Seram Selatan, Seram Utara, Seram Timur, dan Seram Barat.
Sebagai bagian dari program tersebut, Yayasan Samaritan juga menggelar pertemuan bersama orang tua anak-anak di Balai Desa Hatumete, Seram Selatan. Pertemuan itu membahas peluang bagi anak-anak untuk bergabung dengan Samaritan FC sekaligus mendapatkan dukungan pendidikan dan tempat tinggal yang telah disiapkan oleh yayasan.
Kegiatan tersebut melibatkan anak-anak dari Hatumete, Tehoru, dan Saunulu yang memiliki minat serta bakat di bidang sepak bola. Selain mendapatkan pembinaan olahraga secara terarah, mereka juga akan memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dalam lingkungan yang mendukung perkembangan karakter dan prestasi.
Program yang dijalankan Yayasan Samaritan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dinilai mampu membuka akses pendidikan sekaligus menciptakan ruang pembinaan olahraga bagi anak-anak di daerah.
Melalui sinergi antara pendidikan dan olahraga, Yayasan Samaritan berharap dapat melahirkan generasi muda Maluku yang tidak hanya berprestasi di lapangan hijau, tetapi juga memiliki bekal pendidikan yang memadai untuk menghadapi masa depan.
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Karena itu, mereka harus mendapatkan kesempatan yang sama untuk belajar, bertumbuh, dan meraih cita-cita,” tutup Latumahina.





































