AMBON – Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengajak Pengurus YOGIP 35 Masa Bakti 2026–2030 untuk menjadikan organisasi sebagai wadah yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan olahraga otomotif, seni, pariwisata, serta pembinaan generasi muda di Kota Ambon.
Hal itu disampaikan Wali Kota saat menghadiri Pelantikan Pengurus YOGIP 35 Masa Bakti 2026–2030 yang berlangsung di Ruang Rapat Vlisingen, Balai Kota Ambon, Sabtu (25/7/2026).
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Ambon, saya menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Pelantikan ini menjadi awal yang baik untuk menjalankan amanah organisasi sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga demi kemajuan organisasi,” ujar Wattimena.
Menurutnya, YOGIP 35 harus terus berkembang menjadi organisasi yang memiliki nilai tambah, tidak hanya bagi anggotanya, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung olahraga otomotif, promosi pariwisata, seni, dan budaya.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan tiga pesan penting kepada kepengurusan yang baru.
Pertama, pengurus diminta memperkuat organisasi melalui konsolidasi internal, menjaga kekompakan, serta menyusun program kerja yang visioner agar YOGIP 35 semakin maju. Ia mengingatkan bahwa banyak organisasi mengalami kemunduran akibat persoalan internal, sehingga soliditas harus menjadi prioritas.
“YOGIP 35 telah memasuki usia yang matang. Karena itu, kepengurusan yang baru harus mampu membawa organisasi ini semakin besar dan semakin bermanfaat,” katanya.
Kedua, organisasi didorong memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Ikatan Motor Indonesia (IMI), pemerintah daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta berbagai lembaga kebudayaan. Menurutnya, kerja sama tersebut penting untuk meningkatkan prestasi olahraga otomotif sekaligus mengembangkan event seni dan budaya di Kota Ambon.
Wattimena juga mengapresiasi kontribusi YOGIP 35 yang selama beberapa tahun terakhir rutin mendukung perayaan Hari Ulang Tahun Kota Ambon melalui pelaksanaan reli wisata. Ia berharap sinergi tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.
Pesan ketiga yang ditekankan adalah peran YOGIP 35 dalam merangkul dan membina generasi muda. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki tanggung jawab moral untuk mengarahkan anak-anak muda kepada aktivitas yang positif sehingga terhindar dari berbagai tindakan yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
“Rangkul anak-anak muda di sekitar komunitas ini. Berikan ruang kepada mereka untuk mengembangkan bakat dan kemampuan. Jika mereka memiliki minat di bidang otomotif, bina mereka menjadi atlet yang berprestasi,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Ambon memiliki komitmen membangun generasi muda yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal.
“Kita ingin generasi muda Kota Ambon menjadi bagian dari Indonesia Emas 2045. Mereka harus tumbuh bersama budaya, seni, dan nilai-nilai positif yang menjadi identitas daerah,” tutup Wattimena.
Pelantikan Pengurus YOGIP 35 Masa Bakti 2026–2030 tersebut dihadiri Sekretaris Kota Ambon, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pembina dan penasihat organisasi, para senior YOGIP 35, komunitas otomotif, serta sejumlah tamu undangan.













































