AMBON–Posisi sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku masih belum final. Tiga nama telah diusulkan oleh tim formatur, yaitu Anos Yermias, Richard Rahakbauw, dan Max Siahay, namun belum ada keputusan dari DPP.
Salah satu tim formatur, Rohalim Boy Sangadji (RBS), kepada media ini melalui telp genggamnya, Jumaat, (9/1/2025) mengatakan bahwa formatur telah melakukan pleno dan memutuskan untuk membawa tiga nama ke DPP. “Sampai saat ini belum ada keputusan,” kata RBS.
RBS menilai, ketiga nama yang diusulkan adalah kader senior Partai Golkar yang memiliki rekam jejak yang sangat baik. Mereka memiliki prestasi, dedikasi, disiplin, loyalitas, dan tidak tercela (PD2LT).
“Saya berharap, siapapun yang nantinya memimpin Partai Golkar harus betul-betul punya komitmen dan niat untuk membesarkan partai di Maluku,” katanya.
Lanjutnya, RBS juga menyayangkan sikap salah satu senior DPP Partai Golkar yang menyebut satu diantara ketiga nama itu sudah disetujui. “Sebetulnya belum ada keputusan. Jadi, kita masih menunggu. Finalnya ada di Ketum,” ingatnya.
RBS juga mengumumkan bahwa SOKSI Maluku telah melakukan konsolidasi di beberapa kabupaten/kota dan akan melakukan Muscab pasca lebaran. “Kita sementara siapkan agenda lanjutan konsolidasi SOKSI kabupaten/kota. Setelah lebaran, dua wilayah akan menggelar Muscab,” katanya.


























