Home / Berita

Rabu, 8 Oktober 2025 - 19:33 WIB

Komisi III DPRD Maluku Desak Penyedia Segera Perbaiki Kekurangan Proyek Seminari Amboina

AMBON–Komisi III DPRD Provinsi Maluku menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Keuskupan Amboina, Satker Prasarana Strategis, dan penyedia pihak ketiga terkait proyek pembangunan Sekolah Seminari di Amboina, Selasa (07/10/2025).

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Komisi III DPRD Maluku, Abdul Kelilauw, untuk menindaklanjuti hasil cek lapangan (on the spot) yang sebelumnya dilakukan oleh Komisi III. Dari hasil pengawasan itu ditemukan sejumlah kekurangan dalam pekerjaan proyek yang dinilai penting bagi dunia pendidikan keagamaan di Maluku.

“Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, ada beberapa hal yang menjadi perhatian kami. Karena itu, lewat pimpinan DPRD, Komisi III memanggil semua pihak terkait untuk membahas dan mencari solusi,” ujar Kelilauw usai RDP.

Ia mengungkapkan, dari hasil rapat tersebut telah disepakati bahwa pihak penyedia akan segera memperbaiki seluruh kekurangan yang ditemukan. Beberapa di antaranya meliputi penempatan kabel yang belum masuk dalam platfom serta saluran pembuangan air wastafel yang sebelumnya langsung dibuang ke kamar mandi tanpa sistem saluran tersembunyi.

Baca Juga  Laksanakan Program Ketahanan Pangan, dalam program Mutiara Pattimura, Bersinergi Dengan Seluruh Elemen Guna Bantu Masyarakat

“Alhamdulillah, pihak penyedia sudah bersedia memperbaiki. Untuk kabel, menurut konsultan pengawas, memang sudah masuk dalam spesifikasi pekerjaan, hanya saja bahan datang terlambat setelah platfom dikerjakan,” jelas politisi NasDem itu.

Terkait masalah wastafel, lanjut Kelilauw, penyedia juga berkomitmen memperbaikinya agar sesuai standar konstruksi. Ia menegaskan, Komisi III akan terus mengawal pelaksanaan perbaikan ini hingga masa pemeliharaan berakhir pada April 2026.

“Ini masuk dalam perbaikan kedua. Perbaikan pertama sudah selesai, tapi setelah pengecekan kami masih menemukan kekurangan, sehingga kami minta segera diselesaikan. Targetnya, semua harus tuntas sebelum masa pemeliharaan berakhir,” tegasnya.

Baca Juga  Pemerintah Kota Ambon memperingati Hari Anak Nasional ke-41

Kelilauw menekankan, perhatian Komisi III terhadap proyek tersebut bukan tanpa alasan. Sekolah Seminari Amboina, katanya, memiliki peran penting dalam mencetak calon imam dan tenaga pendidikan agama Katolik di Maluku.

“Sekolah ini sangat dibutuhkan. Di sanalah para calon imam dididik. Mereka harus belajar dalam lingkungan yang aman dan nyaman. Karena itu, Komisi III sangat serius memastikan pembangunan ini selesai dengan baik dan sesuai standar,” tandasnya.

Ia menambahkan, hasil RDP ini akan menjadi dasar bagi Komisi III untuk melakukan monitoring lanjutan dan memastikan seluruh pihak bertanggung jawab menuntaskan kewajibannya.

“Temuan ini merupakan tindak lanjut dari proses serah terima penggunaan. Jadi kami tidak ingin berhenti di pengawasan di atas kertas. Semua harus diselesaikan sesuai komitmen,” tutup Kelilauw.

Share :

Baca Juga

Berita

Anak Muda Ambon Unjuk Nyali! Nusa Apono Road Race 2026 Gebrak HUT ke-451

Berita

HUT ke-451, 17 Program Prioritas Dipaparkan: Ekonomi Tumbuh 6,09%, Tapi Pengangguran Ambon Masih 11,37%

Berita

Jelang HUT ke-451, Wali Kota Ambon Serukan Persatuan, Terbuka Kritik dan ASN Jadi Solusi

Berita

DPRD Expo 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp320 Juta, Tamaela Gagas Baileo Rakyat

Berita

Adventure Race of Amboina “Soya for Ambon” Resmi Dibuka, Wali Kota Ajak Generasi Muda Jaga Alam

Berita

DPRD-Pemda Malteng Sepakat Naikkan Penghasilan PPPK Paruh Waktu Jadi Rp2,5 Juta

Berita

HPN 2027 Belum Diputuskan, Dewan Pers Buka Ruang untuk Semua Konstituen

Berita

Jelang HUT Ambon ke-451, DPRD Expo Jadi Panggung Ekonomi Rakyat