JAKARTA–Kelompok nelayan budidaya dan ikan tangkap (Pokdakan) Keramba Family Wahai , Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin, (15/12/2025).

Kunjungan Pokdakan Keramba Family Wahai ini untuk membahas pengembangan perikanan di daerah mereka. Kunjungan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan produksi dan produktivitas perikanan di Maluku Tengah.
Ketika dihubungi media ini lewat telepon genggamnya, Ketua Keramba Family Wahai, Drs. Tanjur Ulath menjelaskan Pokdakan Keramba Family Wahai, merupakan salah satu kelompok yang telah melakukan usaha budidaya ikan laut sejak tahun 2020-an dan telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi kerakyatan diKabupaten Maluku Tengah.

“Kami keramba family wahai adalah sebuah kelompok yang sudah melakukan usaha sejak 2020-an dan berkembang sampai hari ini, dan telah menjadi salah satu pilar dalam pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Maluku Tengah khususnya di Kecamatan Seram Utara,”jelas Ulath.
Lebih lanjut Tanjur Ulath mengatakan dengan luas kolam alami mencapai 20.828 M², Pokdakan Keramba Family Wahai memiliki kapasitas penampungan ikan mencapai 937.260 ekor. Namun, produksi ikan saat ini masih terbatas dan belum dapat memenuhi permintaan pasar yang tinggi
“Kami memiliki luas kolam alami mencapai 20.828 M² dengan kapasitas penampungan ikan mencapai 937,260 ekor. Itupun produksi ikan saat ini masih terbatas dalam melayani permintaan pasar,”jelasnya.
Oleh karena itu, Pokdakan Keramba Family Wahai merencanakan pengembangan sarana KJA Kolam Alami yang efektif dan efisien melalui pen teknologi budidaya ikan kue / bubara yang baik sesuai dengan kaidah-kaidah cara budidaya ikan laut yang baik (CBIB).
“Dengan bantuan program revitalisasi sarana dan prasarana kampung perikanan, Pokdakan Keramba Family Wahai berharap dapat meningkatkan produksi dan produktivitas secara komprehensif, serta meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Negeri Wahai,”harap Drs.Tanjur Ulath,”.


























