Home / Berita

Senin, 15 Desember 2025 - 23:21 WIB

Kunjungan Kelompok Keramba Family Wahai ke Kementerian KKP, Awal Maju Perikanan Budidaya dan Tangkap

JAKARTA–Kelompok nelayan budidaya dan ikan tangkap (Pokdakan)  Keramba Family Wahai , Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah melakukan kunjungan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin, (15/12/2025).

Kunjungan Pokdakan Keramba Family Wahai  ini untuk membahas pengembangan perikanan di daerah mereka. Kunjungan ini merupakan langkah awal untuk meningkatkan produksi dan produktivitas perikanan di Maluku Tengah.

Ketika dihubungi media ini lewat telepon genggamnya, Ketua Keramba  Family Wahai, Drs. Tanjur Ulath menjelaskan Pokdakan Keramba Family Wahai, merupakan salah satu kelompok yang telah melakukan usaha budidaya ikan laut sejak tahun 2020-an dan telah berkembang menjadi salah satu pilar penting dalam membangun ekonomi kerakyatan diKabupaten Maluku Tengah.

Baca Juga  HADIRI PISAH SAMBUT PANGDAM, GUBERNUR MALUKU HATURKAN TERIMAKASIH

“Kami keramba family wahai adalah sebuah kelompok yang sudah melakukan usaha sejak 2020-an dan berkembang sampai hari ini, dan telah menjadi  salah satu pilar dalam pembangunan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Maluku Tengah khususnya di Kecamatan Seram Utara,”jelas Ulath.

Lebih lanjut Tanjur Ulath mengatakan dengan luas kolam alami mencapai 20.828 M², Pokdakan Keramba Family Wahai memiliki kapasitas penampungan ikan mencapai 937.260 ekor. Namun, produksi ikan saat ini masih terbatas dan belum dapat memenuhi permintaan pasar yang tinggi

“Kami memiliki luas kolam alami mencapai 20.828 M² dengan kapasitas penampungan ikan mencapai 937,260 ekor. Itupun produksi ikan saat ini masih terbatas dalam melayani permintaan pasar,”jelasnya.

Baca Juga  Rektor Unpatti: Kampus Harus Jadi Pusat Inovasi dan Solusi Bangsa di Era AI dan Disrupsi Global

Oleh karena itu, Pokdakan Keramba Family Wahai merencanakan pengembangan sarana KJA Kolam Alami yang efektif dan efisien melalui pen teknologi budidaya ikan kue / bubara yang baik sesuai dengan kaidah-kaidah cara budidaya ikan laut yang baik (CBIB).

“Dengan bantuan program revitalisasi sarana dan prasarana kampung perikanan, Pokdakan Keramba Family Wahai berharap dapat meningkatkan produksi dan produktivitas secara komprehensif, serta meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat Negeri Wahai,”harap Drs.Tanjur Ulath,”.

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Ambon Tindaklanjuti Opini WTP, Laporan Keuangan BPK Diserahkan ke Komisi-Komisi

Berita

Unpatti Gandeng Dunia Industri, Mahasiswa Dibekali Strategi Tembus Pasar Kerja Profesional

Berita

Wali Kota Ambon Tegas Tolak Praktik Titipan Siswa, PPDB 2026/2027 Dijamin Bersih

Berita

Lansia Ambon Tetap Produktif, Wali Kota Dorong Kemandirian Ekonomi di Hari Lansia Nasional

Berita

Komisi I DPRD Ambon Bahas Percepatan Pemilihan Raja dan Kepala Pemerintahan Negeri Definitif

Berita

Tiga Kandidat Sekkot Ambon Masuk Tahap Akhir, Wali Kota Siapkan Wawancara Terbuka

Berita

DPRD Soroti Hak Konsumen Perumahan Bukit Hijau Urimessing, Sertifikat Tanah Belum Diserahkan

Berita

Yayasan Samaritan Buka Peluang Pendidikan dan Pembinaan Sepak Bola bagi Anak-Anak Seram