Home / Berita

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:46 WIB

Lekransy Dorong Penerapan CCTV Berbasis AI untuk Cegah Aksi Bunuh Diri di JMP

AMBON – Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) terus memperkuat langkah pencegahan aksi bunuh diri yang kerap terjadi di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP). Kepala Diskominfosandi Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, menegaskan bahwa penguatan sistem pengawasan terpadu menjadi strategi utama untuk menekan potensi kejadian tersebut.

Dalam keterangannya di Balai Kota, Rabu (20/05/26), Lekransy menjelaskan bahwa Pemkot Ambon telah meningkatkan koordinasi lintas sektor guna memastikan pengawasan di JMP berjalan lebih efektif dan responsif.

“Ini merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena. Kita ingin pengawasan di JMP dilakukan secara maksimal agar tindakan pencegahan bisa berlangsung cepat dan tepat,” ujarnya.

CCTV AI untuk Deteksi Dini Perilaku Berisiko

Lekransy mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong optimalisasi penggunaan teknologi modern, termasuk pemasangan CCTV berbasis Artificial Intelligence (AI) di sepanjang kawasan JMP. Teknologi ini, katanya, mampu mengenali perilaku mencurigakan atau gerakan berisiko secara otomatis.

Baca Juga  Negeri Hatusua Raih Penghargaan Kumham RI

“Misalnya ada seseorang yang terlalu lama berdiri di tepi jembatan atau menunjukkan gelagat membahayakan. Sistem AI dapat langsung mengirim peringatan dini kepada petugas,” jelasnya.

Dengan sistem yang terintegrasi ke pusat pemantauan pemerintah daerah, respons cepat di lapangan diharapkan dapat dilakukan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Koordinasi dengan BPJN dan Aparat Keamanan

Karena JMP berada di bawah kewenangan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Pemkot Ambon juga aktif menjalin komunikasi untuk memperoleh akses pemantauan terhadap CCTV yang telah terpasang.

“Akses ini penting karena pemerintah daerah dan aparat Kepolisian perlu bekerja secara terpadu, sinkron, dan real-time,” tambah Lekransy.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, serta masyarakat yang selama ini cepat tanggap dalam menggagalkan sejumlah percobaan bunuh diri di lokasi tersebut.

Baca Juga  Dukung Program Efisiensi Anggaran Yang Diinstruksikan Oleh Presiden RI, Ini Yang Dikatakan Kaya

Peran Keluarga dan Masyarakat Sangat Menentukan

Selain pengamanan fisik dan teknologi, Lekransy menegaskan pentingnya pendekatan sosial dan psikologis.

“Bunuh diri bukan hanya soal pengawasan. Perhatian keluarga, dukungan sosial, termasuk peran tokoh agama dan pemuda sangat krusial untuk mencegah tekanan mental yang dialami seseorang,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan ke pihak berwenang apabila melihat warga dengan kondisi emosional tidak stabil atau menunjukkan perilaku yang mengarah pada tindakan ekstrem di sekitar JMP.

Sinergi untuk Keselamatan Warga Ambon

Lekransy berharap penerapan teknologi pengawasan modern, keterlibatan aktif masyarakat, serta pendampingan psikologis dapat berjalan seiring sebagai satu kesatuan upaya pencegahan.

“Kami ingin memastikan bahwa angka percobaan bunuh diri dapat ditekan seminimal mungkin, bahkan dicegah sepenuhnya,” pungkasnya.

Sumber: MCAMBON

Share :

Baca Juga

Berita

UNPATTI Raih Empat Penghargaan Bergengsi di Faperta Fair 9, Mahasiswa Fisika Harumkan Nama Kampus di Kancah Nasional

Berita

Dishub Ambon Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Trayek Baru Sejak 2018

Berita

Watubun Ajak Generasi Muda Maluku Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pattimura

Berita

Wali Kota Ambon Sambut Tim Komnas HAM: Tegaskan Komitmen Pemenuhan HAM dalam Pembangunan Daerah

Berita

Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209: Ajakan Bangkitkan Semangat Perjuangan untuk Maluku Gemilang

Berita

Unpatti Lepas 153 Mahasiswa dalam Program “The Journey to Kei Island 2026”

Berita

Wali Kota Bodewin Resmi Buka Soekarno Cup U-17: Dorong Kebangkitan Olahraga dan Bibit Muda Ambon

Berita

Rangkaian Pattimura Festival 2026 Resmi Dibuka, Ambon Canangkan HUT ke-451 dengan Semangat Pembaruan