FOKUS GM

Home / Berita

Senin, 18 Mei 2026 - 10:10 WIB

Unpatti Lepas 153 Mahasiswa dalam Program “The Journey to Kei Island 2026”

Ambon – Universitas Pattimura melalui Universitas Pattimura resmi memberangkatkan 153 mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah dalam kegiatan Studi Pembelajaran bertema “The Journey To Kei Island 2026”, Jumat (15/5). Prosesi pelepasan berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni, Dr. Nur Aida Kubangun.

Penegasan Tanggung Jawab dan Etika Mahasiswa

Dalam arahannya, Dr. Kubangun menekankan bahwa keberangkatan mahasiswa menuju Negeri Ohoinol merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dan pengabdian kepada masyarakat yang telah terprogram oleh prodi. Ia menegaskan pentingnya menjaga etika, sikap, dan nama baik almamater selama berada di lokasi pengabdian.

“Nama baik Universitas Pattimura ada di tangan adik-adik. Jagalah perilaku, bangun interaksi yang baik, dan tunjukkan bahwa kalian adalah contoh akademisi yang membanggakan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga sopan santun, menghormati budaya lokal, serta membangun hubungan positif dengan keluarga asuh maupun masyarakat setempat.

Baca Juga  Ketika 3 Prodi Keren Umsida Bersatu: Pulang Memborong Sekeranjang Juara Internasional

Harapan untuk Dampak Nyata di Negeri Ohoinol

Dr. Kubangun berharap seluruh program yang telah disusun dapat berjalan maksimal serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ia menuturkan bahwa Program Studi Sejarah sebelumnya telah beberapa kali melaksanakan kegiatan di Negeri Ohoinol sehingga hubungan baik yang telah terbangun perlu dijaga melalui perilaku mahasiswa.

Selain itu, ia mengimbau seluruh peserta untuk mengutamakan keselamatan selama kegiatan, termasuk 12 dosen pendamping yang turut berangkat bersama mahasiswa.

Program Rutin untuk Penguatan Kompetensi Mahasiswa

Ketua Program Studi Pendidikan Sejarah, Rina Pusparani, S.S., M.Hum, menyampaikan bahwa Study Pembelajaran ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester maupun tahun akademik. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung yang mencakup pengabdian masyarakat, penelitian lapangan, serta kuliah luar kelas.

Baca Juga  Apel dan Dzikir Akbar Peringati Hari Santri di SBB

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa, tidak hanya melalui teori di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di lapangan, termasuk kunjungan ke sekolah dan situs-situs sejarah.

“Mahasiswa diharapkan tidak hanya belajar secara teori, tetapi benar-benar memahami kondisi masyarakat serta mengetahui situs-situs sejarah melalui keterlibatan langsung,” ujarnya.

Akan Berlangsung Hingga 22 Mei 2026

Kegiatan Journey to K-Island ini diikuti sekitar 140 mahasiswa angkatan 2022–2025 dan didampingi 14 dosen. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung mulai 15 hingga 22 Mei 2026.

Universitas Pattimura menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung visi kampus menjadi perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing global melalui penguatan karakter, pengalaman, dan kompetensi mahasiswa.

Share :

Baca Juga

Berita

Sayangi Anak, Bangun Masa Depan: LPKA Ambon Perkuat Pendidikan dan Pembinaan Keagamaan Anak Binaan

Berita

Semarak HUT ke-451, Pemkot Ambon Gelar Kerja Bakti Massal dan Tanam Ribuan Gadihu di Area Publik

Berita

Hari Anak Nasional di LPKA Ambon, Wali Kota Bodewin: Setiap Anak Berhak Mendapat Kesempatan Kedua

Berita

Jambore Kader Posyandu Amalatu Perkuat Implementasi Pelayanan 6 SPM di Seram Bagian Barat

Berita

Mahasiswi Kedokteran Unpatti Raih Terbaik I Duta Bahasa Maluku 2026, Buktikan Prestasi dan Kepedulian Budaya Berjalan Beriringan

Berita

DPRD Maluku Hadiri Rapat Pansus DPR RI dan Tim Kerja DPD RI, Perjuangkan RUU Daerah Kepulauan

Berita

Wakil Ketua DPRD Maluku Dorong Raperda Investasi Lahir dari Sinergi Semua Pihak

Berita

Ketua DPRD Maluku Desak Percepatan UU Masyarakat Hukum Adat, Pastikan Perda Jadi Prioritas