AMBON – Lapangan Sepak Bola Halong, Daerah 9, kembali menjadi pusat perhatian masyarakat pada Sabtu (16/5) ketika Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup U-17 bertajuk Liga Kampung Satu Pulau Ambon. Ajang ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pembinaan olahraga sekaligus membuka panggung bagi generasi muda menampilkan potensi terbaiknya.
Dalam sambutannya, Bodewin menegaskan bahwa olahraga memiliki makna lebih dari sekadar aktivitas fisik. Mengutip pandangan Presiden pertama RI, Bung Karno, ia menyebut bahwa olahraga adalah bagian dari nation and character building yang mampu membentuk semangat dan karakter bangsa.
“Olahraga punya peran strategis dalam membangun negara. Karena itu harus dikelola secara baik agar melahirkan bibit unggul yang berprestasi,” ujar Bodewin di hadapan panitia, peserta, dan ratusan warga yang memadati area lapangan.
Sepak Bola sebagai Pemersatu Masyarakat
Bodewin menekankan bahwa sepak bola adalah olahraga rakyat yang memiliki kekuatan besar dalam mempersatukan masyarakat. Meski seringkali dukungan terbagi antar tim, semangat utama harus tetap sama: memajukan sepak bola Ambon.
Ia juga mengapresiasi antusiasme generasi muda dalam berbagai ajang olahraga selama sepekan terakhir, mulai dari Kejuaraan Renang antar SD dan SMP, turnamen futsal, hingga digelarnya Soekarno Cup hari ini.
Pemkot Ambon Siapkan Serangkaian Turnamen Besar Sepanjang 2026
Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemerintah Kota Ambon telah menyiapkan berbagai kompetisi olahraga sepanjang tahun, termasuk:
- Piala Suratin U-13, U-15, dan U-17 memperebutkan Piala Ketua KONI Kota Ambon
- Turnamen Sepak Bola Umum memperebutkan Piala Wali Kota Ambon
- Pekan Olahraga Kecamatan (PORCO) yang diagendakan pada November mendatang
Seluruh rangkaian kegiatan ini, menurut Bodewin, bertujuan memberikan ruang seluas-luasnya bagi anak muda Ambon untuk berprestasi dan bersiap menuju Indonesia Emas 2045.
“Harapan kami, dari turnamen ini akan lahir atlet hebat yang mengharumkan nama Ambon, Maluku, bahkan Indonesia,” tegasnya.
Pesan Tegas untuk Pemain dan Wasit: Junjung Sportivitas
Dalam kesempatan tersebut, Bodewin memberikan pesan penting kepada para pemain, pelatih, penonton, dan khususnya wasit. Ia menekankan bahwa sportivitas adalah kunci, dan perilaku kasar tidak boleh mendapat tempat dalam dunia olahraga.
“Pemain yang suka memukul lawan atau mengejar wasit tidak akan berguna. Jadilah atlet beretika agar bisa bersaing hingga dikontrak klub besar,” ujarnya.
Kepada para wasit, ia mengingatkan agar menjunjung keadilan dan menghindari nepotisme yang dapat merugikan masa depan para pemain muda.
Dihadiri Unsur Pemerintah dan Tokoh Politik
Pembukaan turnamen turut dihadiri Ketua DPRD Kota Ambon, sejumlah anggota DPRD, Kadis Kominfo Kota Ambon, serta para kader PDI-P Kota Ambon. Kehadiran para pejabat ini menjadi bukti dukungan penuh pemerintah dan legislatif terhadap kemajuan olahraga di Kota Ambon.
Dengan dimulainya Soekarno Cup U-17, masyarakat berharap turnamen ini menjadi titik awal kebangkitan prestasi olahraga, sekaligus wadah melahirkan talenta muda terbaik dari kampung-kampung di seluruh Pulau Ambon.

































