Ambon – Rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209 sekaligus pencanangan HUT ke-451 Kota Ambon resmi dimulai di Jalan Pattimura, Jumat (15/5). Kegiatan ini dibuka dengan penuh semangat oleh panitia bersama pemerintah daerah dan disambut antusias oleh masyarakat.
Dalam laporannya selaku Ketua Panitia, Christian Tukloy, S.Pi., yang juga Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, menegaskan bahwa rangkaian kegiatan bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi momentum strategis menghidupkan kembali nilai perjuangan Kapitan Pattimura sekaligus mendorong kemajuan ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Festival untuk Memperkuat Identitas, Ekonomi Kreatif, dan Musik Dunia
Mengusung tema “Mudah Beda Bahaya Luar Biasa”, Pattimura Festival 2026 diselenggarakan sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan sang pahlawan dalam melawan penjajah. Christian menjelaskan bahwa festival ini dirancang untuk menanamkan kembali nilai keberanian, solidaritas, dan cinta tanah air kepada generasi muda.
Selain itu, festival juga menjadi ruang besar bagi tumbuhnya industri kreatif serta pengembangan destinasi wisata berbasis event, mendukung visi Ambon sebagai Kota Musik Dunia.
Ribuan Peserta Meriahkan Rangkaian Kegiatan
Sejak pukul 10.00 WITA, berbagai kegiatan berlangsung meriah, mulai dari:
- Bazar UMKM diikuti 32 pelaku usaha
- Lomba Dance Hammer Time dengan 19 peserta
- Zumba Party diikuti 400 peserta
- Lomba mewarnai anak dengan 200 peserta
- Pameran seni tato dan mural yang melibatkan 60 seniman
Rangkaian acara berlanjut dengan pertunjukan busana, penyerahan bantuan fasilitas usaha, penyerahan sertifikat HAKI, hingga pentas seni budaya.
Pencanangan Tema HUT Ambon ke-451
Momen penting dalam kegiatan ini adalah peluncuran tema HUT ke-451 Kota Ambon:
“Ambon Bersih, Maluku Sehat, Indonesia Maju.”
Secara filosofis, tema ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun lingkungan berkualitas sebagai dasar kesehatan masyarakat. Dengan jumlah penduduk yang mencapai 18,35% dari total penduduk Provinsi Maluku, kondisi kebersihan dan kesehatan Kota Ambon dinilai ikut menentukan kemajuan wilayah dan kontribusi bagi Indonesia.
Logo HUT yang dihadirkan mengusung desain geometris modern yang menekankan nilai kebersihan, inklusivitas, dan keberlanjutan.
Sejumlah Program Besar Menuju Puncak HUT
Menjelang puncak perayaan HUT, panitia telah menyiapkan berbagai agenda prioritas, di antaranya:
- Aksi kebersihan kota dan sungai
- Lomba kebersihan desa
- Penanaman 10.000 pohon Gadihu dan 5.000 tanaman produktif
- Penyediaan 500 stan bazar UMKM
- Beragam acara budaya dan olahraga, termasuk Karnaval Budaya, Ambon Naik Festival, lomba musik tradisional, dan Amboina Color Fun Walk
Salah satu sorotan utama sektor pariwisata tahun ini adalah kedatangan Sail Indonesia, yang dijadwalkan membawa 21 kapal layar dari 7 negara dan akan berlabuh di Ambon pada 28–31 Juli 2026.
Kolaborasi Luas untuk Ambon yang Lebih Baik
Panitia juga menggandeng berbagai organisasi, komunitas kreatif, Balai Pelestarian Kebudayaan, Bank Indonesia, Bank Maluku, BUMN, BUMD, hingga kelompok masyarakat. Christian turut mengajak dukungan instansi teknis nasional seperti Balai Jalan dan Balai Sungai untuk mengambil bagian dalam program kebersihan lingkungan.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan Pattimura Festival 2026 ini,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bodewin Wattimena, Ely Toisutta, Penjabat Sekkot Ambon, Ketua DPRD Kota Ambon, Ketua Lasqi Kota Ambon, Ketua Dharma Wanita, Kepala OJK, perwakilan BI Maluku, Kepala Kemenkumham, dan Kapolresta Pulau Ambon.

































