FOKUS GM

Home / Berita

Kamis, 15 Mei 2025 - 18:09 WIB

Hadiri HUT Pattimura Ke 208 Tahun Di Saparua, Ini Yang Disampaikan Gubernur Maluku

SAPARUA-Memperingati 208 Tahun Perjuangan Kapitan Pattimura, digelar Upacara Peringatan, dengan sorotan tema “Lanjutkan Perjuangan Pattimura, Par Maluku Pung Bae”, pada Kamis (15/5/2025), berpusat di Lapangan Pattimura, Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

Bertindak selaku Upulatu Upacara yakni Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Perwira Upacara Kompol Janni Parinussa, dan Kapitan Upacara AKBP Yani Reawaruw.

Ketika menginjakan kaki di tanah ini, Gubernur mengatakan bahwa Aura Kepahlawanan dirasakan dalam getaran semangat Lawamena Haulala, yang dulu dikobarkan oleh Kapitan Pattimura dan kawan-kawannya.

“Api perjuangan yang dimulai dari Gunung Saniri, menjadi lambang membaranya semangat perjuangan untuk menyatukan rakyat Maluku, khususnya yang ada di kepulauan Lease, sosok Kapitan Pattimura adalah lambang dari keberanian, pengorbanan dan cinta tanah air, beliau memimpin perlawanan pada 18 Mei 1817, bukan karena ingin dikenang tetapi karena tidak rela melihat rakyatnya ditindas dan tanah ini diinjak-injak oleh penjajah,” ujarnya.

Semangat itulah yang menginspirasi tema peringatan Hari Pattimura Tahun ini, jelas Gubernur, tema ini bukan sekedar rangkaian kata-kata, ini adalah panggilan anak negeri untuk mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan Pattimura dalam konteks Maluku kekinian.

“Perjuangan hari ini adalah bagaimana kita mentransformasikan Maluku, menuju Maluku yang maju, adil dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045, semangat Lawamena Haulala mengajarkan bahwa untuk mencapai Maluku pung bae, kita harus bekerja bersama, bahu membahu tanpa melihat perbedaan,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Kaum Muda, Dunia Usaha, di mana semuanya memiliki peran masing-masing yang sama penting untuk membangun Maluku.

“Pesan perpisahan Thomas Matulessy Sang Kapitan Pattimura yang fenomenal itu, merujuk kepada generasi kita sekarang ini dan generasi Maluku masa depan, tentang bangkitnya Pattimura-Pattimura Muda yang akan meneruskan dan mewujudkan cita-cita perjuangan mereka,” terangnya.

Baca Juga  Surety Bonds Protect Infrastructure Investment

Karena itu, Lewerissa mengungkapkan, Pattimura zaman sekarang tidak lagi mengangkat parang dan salawaku, tapi menggunakan kecerdasan, inovasi, kebijakan teknologi, kerja keras, loyalitas dan solidaritas, untuk melawan kemiskinan, ketimpangan pembangunan, keterbelakangan pendidikan, kerapuhan nilai sosial dan budaya, serta ancaman terhadap toleransi dan persaudaraan.

Lebih lanjut, Gubernur menambahkan, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Sapta Cita Lawamena, terus berikhtiar membenahi tata kelola pemerintahan, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas layanan pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat ketahanan sosial budaya sebagai masyarakat kepulauan.

“Semua ini kita kerjakan dalam semangat kolaborasi, partisipasi dan keadilan, namun saya harus katakan bahwa semua tidak berarti tanpa partisipasi aktif masyarakat, dan semua elemen, oleh sebab itu saya mengajak kita semua menjadi Pattimura-Pattimura di bidang kita masing-masing, guru yang mengabdi dengan tulus, petani dan nelayan yang mengelola tanah dan hasil laut dengan bijak, ASN yang melayani rakyat dengan hati, aparat negara yang bertindak berdasarkan kebenaran dan keadilan, anak muda yang kreatif, inovatif, cinta damai dan berpikiran maju,” jelasnya.

Lewerissa juga berpesan kepada para peserta upacara dan seluruh masyarakat Maluku, untuk merawat sejarah dan jaga jati diri, jangan sampai anak cucu kita tumbuh tanpa mengenal siapa itu Pattimura dan semangat perjuangannya.

“Jika Pattimura berani melawan penjajah untuk kemerdekaan, maka kita harus berani melawan kemalasan perpecahan dan ketidakadilan demi kemajuan bersama,” tegasnya.

Perkuat persaudaraan sejati, Pesan Gubernur, dan jangan biarkan perbedaan meretakkan hubungan antar orang basudara, karena Pattimura mengajarkan kita bahwa kekuatan terbesar Maluku adalah persatuan dan kebersamaan.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Buka Lomba Mancing, Ajak Warga Jaga Laut

“Tanah ini pernah disiram darah pejuang, maka jangan kita nodai dengan kebencian, perpecahan dan pengkhianatan terhadap nilai persaudaraan,” tukasnya.

Dirinya mengajak untuk bergerak bersama demi kemajuan Maluku, pemerintah bersama masyarakat, gereja, masjid, sekolah, organisasi perempuan, organisasi pemuda, pengusaha, lembaga adat, lembaga sosial, semua harus bersatu dalam kerja nyata.

“Inilah yang diinginkan oleh Thomas Matulessy Sang Kapitan Pattimura, sebagai bukti komitmen kita melanjutkan perjuangannya Par Maluku Pung Bae,” tutup Gubernur.

Pada upacara itu dilakukan prosesi, peletakan bunga oleh Upulatu Maluku, Bupati Maluku Tengah, dan Ahli Waris, serta dilanjutkan dengan penyulutan Obor Pattimura oleh Upulatu Maluku.

Upacara tersebut dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Maluku H. Abdullah Vanath yang juga selaku Pati Maluku, Forkopimda Provinsi Maluku, Ketua TP PKK Provinsi Maluku, Staf Ahli TP PKK Provinis Maluku, Pimpinan dan Anggota DPRD Provinsi Maluku, Sekda Maluku, Bupati dan Wakil Bupati Maluku Tengah beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Maluku Tengah, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda dan Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Sekda Kabupaten Maluku Tengah beserta Asisten dan Pimpinan OPD Lingkup Kabupaten Maluku Tengah, Camat Saparua dan Saparua Timur, Kapolsek Saparua dan jajaran, Danramil Saparua dan jajaran, beserta seluruh Raja dan Perangkat Saniri Negeri, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Pulau Saparua, Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Guru dan Anak Sekolah se-Pulau Saparua, Ahli Waris Keluarga Pahlawan Nasional Pattimura, insan pers media cetak dan elektronik, serta ribuan orang yang berkumpul di sepanjang lapangan untuk menyaksikan Upacara yang dibuka secara umum ini.

Share :

Baca Juga

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Berita

Komisi III DPRD Maluku Soroti Utang Subsidi Perumda Panca Karya, Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja Perusahaan

Berita

Unpatti Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba, Dukung Gerakan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045