Home / Berita

Kamis, 20 Februari 2025 - 19:43 WIB

Mahasiswa IAIN Ambon Tolak Pemangkasan Anggaran oleh Pempus

GlobalMaluku.ID, Ambon – Puluhan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menggelar aksi demonstrasi di DPRD Provinsi Maluku. Kamis (20/2/2025).

Aksi puluhan mahasiswa itu dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 1 Tahun 2025 terkait kebijakan efisiensi anggaran.

Masa aksi yang dijaga ketat oleh aparat keamanan itu mereka berusaha masuk bertemu dengan pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Maluku, untuk audiens sekaligus menyampaikan tuntutan mereka.

Saling dorong yang tak terelakkan terjadi, dan sempat terjadi ketegangan dengan aparat keamanan,karena massa tetap memaksa masuk untuk bertemu dengan wakil rakyat.

Baca Juga  Soamole:56 Orang Pelamar Penuhi Syarat Ikut Kompetrnsi Manajerial Dan Sosial Kultural

Namun, setelah beberapa saat kemudian, dari pihak Sekretariat DPRD meminta untuk 15 orang perwakilan untuk masuk. Namun, mereka tidak mau, mereka inginkan semua massa aksi bisa masuk ke ruang paripurna.

Keinginan mereka untuk masuk semua tidak dikabulkan, kemudian memilih untuk membacakan poin tuntutan mereka di depan Kantor DPRD Provinsi Maluku.

Adapun tuntutan mereka yaitu menolak kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi APBN dan APBD tahun anggaran 2025,l.

Menurut mereka kebijakan efisiensi anggaran tersebut dinilai akan berdampak buruk terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Maluku, khususnya di daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

Baca Juga  Wali Kota Ambon Resmi Lepas 461 Jamaah Calon Haji 2026, Beri Uang Saku dan Pesan Khusus untuk Kota Ambon

Koordinator Lapangan (Korlap) Sulaiman Ibrahim dalam orasinya mengatakan sebagai wilayah kepulauan, Maluku masih menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan termasuk minimnya infrastruktur, terbatasnya akses layanan dasar, serta ketimpangan sosial dan ekonomi.

”Pemangkasan anggaran oleh Pemerintah Pusat beresiko memperparah kondisi tersebut. Sehingga kami dengan tegas menolak kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan secara seragam tanpa mempertimbangkan kebutuhan daerah,”tegasnya.

”Kami akan terus mengawal kebijakan ini dan mengajak seluruh elemen masyarakat, akademisi serta pemerintah daerah untuk sama-sama memperjuangkan keadilan anggaran bagi Maluku,” tegasnya (VR)

Share :

Baca Juga

Berita

UNPATTI Raih Empat Penghargaan Bergengsi di Faperta Fair 9, Mahasiswa Fisika Harumkan Nama Kampus di Kancah Nasional

Berita

Lekransy Dorong Penerapan CCTV Berbasis AI untuk Cegah Aksi Bunuh Diri di JMP

Berita

Dishub Ambon Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Trayek Baru Sejak 2018

Berita

Watubun Ajak Generasi Muda Maluku Hidupkan Kembali Semangat Perjuangan Pattimura

Berita

Wali Kota Ambon Sambut Tim Komnas HAM: Tegaskan Komitmen Pemenuhan HAM dalam Pembangunan Daerah

Berita

Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209: Ajakan Bangkitkan Semangat Perjuangan untuk Maluku Gemilang

Berita

Unpatti Lepas 153 Mahasiswa dalam Program “The Journey to Kei Island 2026”

Berita

Wali Kota Bodewin Resmi Buka Soekarno Cup U-17: Dorong Kebangkitan Olahraga dan Bibit Muda Ambon