Home / Berita

Minggu, 19 November 2023 - 09:39 WIB

PDIP Maluku Takut Murad Maju Calgub Maluku Jilid ll

GlobalMaluku.ID,Ambon-Polemik akhir masa jabatan Gubernur Maluku, Murad Ismail (MI) menjadi perdebatan para petinggi politik di Provinsi Maluku.

Sebagian pimpinan Partai politik di Maluku bependapat, berdasarkan surat keputusan Mentri dalam negri (Mendagri)yang memutuskan akhir masa jabatan Gubernur Maluku Murad Ismail pada Desember bulan besok.

Tetapi pendapat pimpinan parpol yang lain, kalau putusan Mentri dalam negeri (Mendagri) itu dinilai tidak sesuai bila dihitung dengan masa jabatan Gubernur yang menurut mereka ,belum mencukupi 5 tahun bila jabatan Murad berakhir pada Desember besok.

Mereka yang menganggap putusan Mendagri sangat tidak tepat dan seharusnya di hitung dari awal Murad menjadi Gubernur Maluku.

“Itu artinya harus dihitung sejak pelantikan, bukan putusan KPU pada saat pemungutan suara usai Pilgub berakhir.

Melihat perdebatan para pimpinan partai politik di Maluku, untuk saat ini yang paling tegas dan terus menerus menyuarakan hal ini ke publik, adalah ketua DPRD Provinsi Maluku, yang juga adalah ketua DPD PDI perjuangan.

Baca Juga  Pj Gubernur Maluku Tinjau Kawasan Banjir Di Desa Waiheru

Benhur Watubun, terlihat panik, seakan takut bila Masa jabatan Murad Ismail, bukan berakhir di sesuaikan dengan surat keputusan Mendagri, yaitu pada akhir bulan Desember besok.

Pembentukan panitia pendaftaran calon Pj Gubernur yang telah dibentuk, melambangkan salah satu bukti kepanikan setelah mendengar kalau Murad Imail, sedang menggugat putusan Mendagri ke Mahkama kanstitusi (MK) di jakarta.

Ambisi untuk menggulingkan Murad Ismail pada Pilgub di tahun 2024 mendatang, merupakan tugas khusus bagi PDI-Perjuangan di Maluku.”Publik menilai, PDI perjuangan memiliki rasa dendam paska keluarkan Murad Ismail dari kepengurusan PDI perjuangan di-Maluku.

Kuat dugaan Murad Ismail Masi di cintai rakyat Maluku, seakan menjadi kekuatiran besar bagi pimpinan partai yang berlambang kepala banteng itu, saling mengambil hati warga masyarakat Maluku, terlihat mulai terjadi di mana- mana, ada yang memberikan bantuan sembako, alat penangkapan ikan kepada nelayan, ada juga sampai berjanji akan menghapus angka kemiskinan di Maluku.

Baca Juga  BPBD SBB Bagi Pengungsi Laala Yang Terkena Dampak Banjir

Saling menyalahi demi mendapatkan hati rakyat, merupakan sebuah hal yang sudah biasa dalam berpolitik, tetapi rasa ketakutan melambangkan sebuah hal yang cukup luar biasa, dan ini terlihat jelas pada seorang Benhur Watubun.

Bila kita selalu memantau informasi publik pada sisa masa jabatan Murad Ismail selaku Gubernur Maluku.”Terdapat banyak hal yang paling di senangi warga, terkecuali bila warga sedang di racuni dengan janji- janji politik oleh orang-orang yang memiliki rasa takut.

Share :

Baca Juga

Berita

Soal Kursi Raja-Raja di HUT Ambon, Pemkot Tegaskan: Ini Acara Pemerintahan, Bukan Acara Adat

Berita

Kondisi Pasca-Erupsi Aman, Rute Penerbangan Ambon–Jakarta–Ambon Kembali Normal

Berita

Rutan Ambon Perkuat Kesiapsiagaan, Sinergi TNI–Polri Jadi Garda Deteksi Dini Kamtib

Berita

PKKMB Unpatti 2026 Berakhir, Rektor Tegaskan Pendidikan Harus Humanis, Berintegritas dan Tanpa Kekerasan

Berita

HUT ke-451 Kota Ambon: Tantangan Makin Kompleks, Wali Kota Ajak Semua Elemen Bergerak Bersama

Berita

Senandung Merdu dari Bethfage Gema di Kusu-Kusu Sereh, Pemkot Ambon Dorong Anak Muda Jadi Motor Ekonomi Kreatif

Berita

Deteksi Dini Rutan Ambon Diperketat, Balok Kayu dan Material Bangunan Diamankan dari Atas Plafon

Berita

Anak Muda Ambon Unjuk Nyali! Nusa Apono Road Race 2026 Gebrak HUT ke-451