Home / Berita

Rabu, 7 Januari 2026 - 21:18 WIB

Pemkot Ambon Siap Wujudkan Swasembada Pangan, Dukung Panen Raya Nasional 2026

AMBON–Pemerintah Kota Ambon ikut Panen Raya Nasional 2026 secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk dukungan untuk swasembada pangan.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Diklat Pertanian Provinsi Maluku, Desa Waiheru, Rabu (7/1/25), dan diikuti oleh seluruh daerah di Indonesia, termasuk Kota Ambon.

Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar strategis pembangunan nasional yang harus dijaga secara berkelanjutan, terutama bagi Indonesia sebagai negara agraris.

“Ketahanan pangan adalah fondasi penting pembangunan nasional. Upaya mencapai swasembada pangan, khususnya untuk komoditas strategis seperti padi, jagung, dan kedelai, harus dilakukan secara konsisten dan melibatkan seluruh daerah,” tegas Wali Kota.

Baca Juga  Hadiri Buka Puasa Bersama Dengan PERMABUDHI Dan OKP Cipayung Plus, Ini Yang Disampaikan Sekda

Menurut Wali Kota, pelaksanaan panen raya merupakan wujud nyata keberhasilan program peningkatan produksi pertanian sekaligus bentuk apresiasi atas kerja keras petani dan seluruh pihak yang terlibat dalam sektor pangan.

“Pengumuman status swasembada pangan ini penting untuk menyampaikan informasi yang transparan dan akuntabel kepada masyarakat, sekaligus memotivasi

Dalam mendukung ketahanan pangan, Kota Ambon berkontribusi melalui pengembangan padi gogo seluas kurang lebih 12 hektare serta pemanfaatan tanaman pangan lokal seperti jagung dan umbi-umbian yang tersebar di beberapa wilayah, antara lain Dusun Airlouw, Dusun Karang-Karang Desa Poka, Dusun Batu Tagepe Desa Poka, dan Dusun Kahena Negeri Batu Merah, dengan tahapan panen yang berlangsung hingga awal tahun 2026.

Baca Juga  GUBERNUR LETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN RUMAH ADAT RUMADERUN KATALOKA GORAN RIUN

Wali Kota mengakui bahwa Kota Ambon belum sepenuhnya mandiri dalam penyediaan pangan dan masih bergantung pada pasokan dari daerah lain. Oleh karena itu, peran aktif petani serta pendampingan berkelanjutan dari penyuluh pertanian menjadi sangat penting.

“Keterbatasan lahan bukan alasan untuk menyerah. Kerja bersama dan sinergi antara pemerintah, petani, penyuluh, serta dukungan TNI dan Polri telah membuktikan bahwa Kota Ambon mampu berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan daerah dan nasional,” jelas Wali Kota

Pemkot Ambon berharap langkah ini dapat memperkuat peran tanaman pangan lokal sebagai alternatif pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Share :

Baca Juga

Berita

SK Golongan IV/b Diduga Palsu, Wali Kota Ambon Ancam Pecat Oknum Terlibat

Berita

Publik Menanti Hasil Audit Dugaan SK Bodong di Pemkot Ambon, Inspektorat Minta Proses Dihormati

Berita

Penetapan Mata Rumah Parentah di Tawiri dan Hative Besar Berproses, Pemkot Ambon Tunggu Rekomendasi Negeri

Berita

AQI Masohi Tembus 125, Anak-anak hingga Lansia Diminta Waspadai Polusi Udara

Berita

HUT ke-69 Masohi, Banda Heritage Festival dan Hari Santri Resmi Dimulai, Ini Pesan Bupati Malteng

Berita

SK Kenaikan Pangkat Diduga Bodong, Pemprov Maluku Siapkan Langkah Hukum!

Berita

Buka Mubes IV Latupati Maluku, Lewerissa Tekankan Kerukunan Adat dan Penyelesaian Konflik Petuanan

Berita

Buka ICAST 2026, Lewerissa Dorong Sains dan Teknologi Jadi Penggerak Pembangunan Maluku