AMBON – Pascasarjana Universitas Pattimura (Unpatti) resmi mencanangkan rangkaian Dies Natalis ke-22 pada Rabu (15/7/2026) di pelataran Gedung Pascasarjana Unpatti. Momentum ini menjadi penegasan komitmen Pascasarjana sebagai pusat pengembangan akademik yang mampu melahirkan inovasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Universitas Pattimura, Prof. Dr. Pieter Kakisina, S.Pd., M.Si., mengatakan perjalanan Pascasarjana hingga memasuki usia ke-22 merupakan buah dari kerja keras para pendiri, pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sejak awal berdirinya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu yang telah membangun fondasi Pascasarjana di tengah berbagai keterbatasan hingga kini berkembang dengan semakin banyaknya program studi magister dan doktor.
“Pascasarjana telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Kehadiran berbagai program studi magister dan doktor menjadi kekuatan penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pengembangan Universitas Pattimura secara keseluruhan,” ujar Prof. Kakisina.
Dalam sambutannya, Prof. Kakisina juga menekankan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel dan sesuai regulasi. Menurutnya, seluruh proses pengelolaan anggaran harus dilaksanakan secara cermat dan dapat dipertanggungjawabkan, termasuk melalui penyusunan regulasi internal seperti Peraturan Rektor mengenai Standar Biaya Masukan (SBM).
Ia menilai perguruan tinggi saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan dinamika kebijakan pengelolaan keuangan negara melalui perencanaan anggaran yang efektif, efisien, dan transparan.
Selain itu, Prof. Kakisina menyoroti kebijakan Dikti Saintek Berdampak yang menekankan bahwa seluruh aktivitas perguruan tinggi harus menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, baik melalui pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, maupun pengembangan kelembagaan.
Ia berharap Dies Natalis ke-22 menjadi momentum memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas tata kelola akademik, serta mendorong lahirnya inovasi yang mampu mengantarkan Pascasarjana Unpatti menjadi motor penggerak kemajuan universitas di tingkat regional, nasional, hingga internasional.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Universitas Pattimura, Prof. Dr. Richard Luhulima, S.T., M.T., menjelaskan bahwa Dies Natalis tahun ini mengusung tema “Pascasarjana Unpatti sebagai Penggerak Inovasi Kolaboratif Menuju Indonesia Emas 2045 yang Berkelanjutan dan Berdampak.”
Menurutnya, tema tersebut mencerminkan tekad Pascasarjana untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat, daerah, dan bangsa.
Ia menambahkan, penguatan kolaborasi dengan fakultas, lembaga, pemerintah, dunia usaha, industri, serta berbagai mitra strategis menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Prof. Luhulima juga mengajak seluruh sivitas akademika dan alumni untuk terus menjaga semangat kebersamaan agar Pascasarjana Unpatti semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Pencanangan Dies Natalis ke-22 ditandai dengan pemukulan tifa dan pelepasan balon udara oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum bersama Direktur Pascasarjana. Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan program English Day Every Thursday sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi akademik sivitas kampus.
Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai, senam sehat, dan pemeriksaan kesehatan. Berbagai agenda lainnya akan terus berlangsung hingga mencapai puncak perayaan Dies Natalis ke-22 Pascasarjana Universitas Pattimura pada 4 Agustus 2026.






































