Home / Berita

Rabu, 7 Februari 2024 - 04:26 WIB

Pj Bupati Malteng Hadiri Gerakan Pangan Murah Dan Peresmian Gerai TPID Serta Pasar Dau’fa

GlobalMaluku.ID,Masohi-Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah(Malteng)menggelar gerakan pangan murah (GPM).Dan pada kegiatan tersebut juga ada peresmian Gerai TPID dan pasar Dau’fa.

Acara Gerakan Pangan Murah serta Peresmian Gerai TPID dan Pasar Du’afa , dibuka secara langsung olehPenjabat(PJ) Bupati Kabupaten Maluku Tengah,Drs.Rakib Sahubawa,S.PI.M.Si , Selasa(6/1/2024).

Dalam sambutannya,Pj Bupati Rakib Sahubawa mengatakan, atas nama Pemerintah Daerah, saya sangat mengapresiasi Pembukaan Gerai TPID dan Pasar Du’afa ini sebagai salah satu langkah positif yang kami ambil untuk melindungi kepentingan masyarakat Maluku Tengah.

Sahubawa Menyampaikan,inisiatif keberadaan TPID dan Pasar Du’afa ini bukan hanya membantu meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga menyemarakkan semangat gotong-royong dan kebersamaan di masyarakat.

Diharapkan,upaya seperti ini akan terus memberikan manfaat positif bagi perekonomian dan kehidupan sehari-hari masyarakat Kabupaten Maluku Tengah.,ujarnya.

Berdasarkan rilis BPS Maluku, tercatat pada Januari 2024 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Maluku sebesar 4,12 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,84. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Maluku Tengah sebesar 6,46 persen dengan IHK sebesar 106,15 dan terendah terjadi di Kota Ambon sebesar 2,74 persen dengan IHK sebesar 105,62.
Menyikapi kondisi tersebut, maka Pemerintah Daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan seluruh stakeholder tentunya harus melakukan berbagai langkah sinergis, responsif dan tepat sasaran dalam menyikapi potensi inflasi di Maluku Tengah, khususnya bahan pokok,papar Pj Bupati.

Baca Juga  Buka Puasa Bersama Seluruh ASN Dan Non ASN, Gubernur Maluku Tekan Beberapa Hal

Kata dia, “berbagai langkah yang telah kita lakukan untuk meredam kenaikan inflasi lebih lanjut seperti Gerakan Pangan Murah, Operasi Pasar, pemberian subsidi kepada pedagang, bahkan menyediakan berbagai komoditas pangan termasuk gerakan menanam tanaman yang memberikan dampak terhadap inflasi seperti cabe, adalah untuk mengantisipasi harga pangan agar tidak naik secara signifikan,Jelas Sahubawa.

Baca Juga  Akhirnya Permenkumham nomor 22 Tahun 2023 Dan Peraturan Menteri Keuangan 82 Tahun 2023 Berlaku Golden Bisa

Ia juga berharap ,TPID bersama OPD dan instansi terkait agar terus melakukann upaya pemantauan secara berkala terhadap kecukupan stok barang kebutuhan pokok dan melakukan upaya stabilisasi melalui operasi pasar, serta secara bersama-sama terus melakukan komunikasi yang efektif dan mengimbau kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak sehingga ekspektasi masyarakat dan pelaku usaha terkait kenaikan inflasi dapat terkendali dengan baik.

Tambahnya, melalui kehadiran Gerai TPID dan Pasar Du’afa yang akan menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga terjangkau dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh masyarakat, guna mendorong upaya pemerintah daerah dalam menekan laju inflasi di Kabupaten Maluku Tengah, harap Sahubawa .

Pemerintah Daerah akan selalu berkomitmen dan bekerjasama secara kongkrit sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya. Insya Allah kalau kita bergerak bersama pasti bisa mengendalikan inflasi Maluku Tengah, Pinta Pj Bupati .

Share :

Baca Juga

Berita

Aksi Blokade Jalan di Seram Picu Lumpuhnya Transportasi, Warga Tuntut Penanganan Serius Kasus Pencurian Cengkih

Berita

Pemkab Malra Gandeng Kemensos, 1.017 Warga Nikmati Layanan Bakti Sosial Terintegrasi

Berita

DPRD Maluku Desak Tindak Lanjut LKPJ 2025, Soroti Pentingnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Berita

DPRD Maluku Siapkan Kuota BBM 2027, Komisi II Panggil OPD dan Soroti Ketimpangan Distribusi

Berita

Wali Kota Ambon Tutup Workshop UNDERVAC-ID, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Berita

Kosgoro Maluku Gelar Musda II, Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan Global

Berita

1.298 Lulusan Unpatti Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Berita

Indonesia di Tengah Disrupsi Global: Kaum Muda Ditantang Jadi Motor Perubahan