Home / Berita

Selasa, 14 November 2023 - 21:24 WIB

Pj Bupati SBB Dan Dirut RSUD Piru Lalai, Membuat Riswandi Meninggal Dunia

GlobalMaluku.ID,Piru-Korban PT .Space Island Maluku (SIM) Perusahan Pisang Abaka di kabarkan tutup usia.

Meninggalnya Riswandi akibat dari kelalaian Pj Bupati Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB)Jendral TNI Andi Chandra As ‘adudin dan Dirut RSUD Piru.

“Sebelumnya di beberapa media online sedang memuji Andi Chandra yang sedang berkunjung ke Rumah dukun kampung untuk melihat kondisi Korban yang sedang di rawat oleh dukun kampung di pelosok SBB.

Dalam pujian yang dinilai cukup berlebihan itu, membuat wargapun ikut protes. “Protes warga itu di karenakan Pj Bupati bukannya memberikan bantuan secara medis melainkan berupa barang yang dinilai sunggu tidak ada gunanya sama sekali.

“Yang lebih fatal lagi Pj Bupati yang di dampingi oleh kepala dinas Kesehatan, dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah(RSUD)Piru sama -sama datang ke Rumah dukung untuk melihat kondisi korban.

Baca Juga  Positif Covid-19, Maluku Naik 234 Kasus

Ironisnya, karena Dirut Rumah Sakit itu adalah seorang dokter ahli bedah, bukannya seorang dokter harus tegas bila ada pasien yang begitu parah malah di rumahkan.

Ternyata seorang Andi Chandra cuma mencari nama besarnya dengan cara membunuh karir dan martabat orang lain.

Beginilah kerjanya kalau seorang kepala daerah yang menjalankan tugas hanya untuk kepentingan diri sendiri.

“Untuk di ketahui Riswandi adalah korban patah tulang yang di lindas baket eksavator milik PT. SIM yang beroperasi di lahan warga.

Terkait dengan insiden yang terjadi, Kapolres Seram Bagian Barat(SBB)AKBP Dannie Andreas Darmawan .SIK ,yang di hubungi media ini Via telepon selulernya, mengatakan, “Saat insiden itu kami telah mengamankan terduga pelaku di Polres SBB.

“Pelaku adalah Oprator eksapator yang juga karyawan dari PT. SIM terduga pelaku telah kita amankan, dan proses hukumnya tetap kami lakukan secara maksimal, ucap Kapolres.

Baca Juga  Buka Sasi Gurita di SBT, Sekda Sadali Titipkan Pesan Gubernur

Kami selalu berkordinasi dengan kuasa hukum korban, karena keluarga korban telah memberikan kuasa kepada salah satu pengacara.

Hampir di setiap saat, kuasa hukum korban selalu datang di Polres untuk menanyakan perkembangan kasus ini, dan kasus ini kami tetap proses sesuai dengan perbuatan terduga pelaku, ujar Kapolres SBB.

Kata dia”,Saya sudah mendapat kabar kalau korban telah meninggal dunia, tetapi itu bukan wilayah kami, itu rananya pihak medis, tambahnya.

Sebagai Kapolres saya turut berduka atas menggalnya almarhum Riswandi, semoga almarhum dapat di terima di sisi Tuhan yang maha kuasa,
Dan keluarga almarhum juga di berikan kesabaran dan selalu di berikan kekuatan oleh Allah SWT.

Kami akan memproses hukum, siapa saja yang telah melakukan perbuatan melawan hukum,tegas Kapolres SBB.

Share :

Baca Juga

Berita

Dispora Ambon Ikuti Rapat PANSUS DPRD, Dorong Evaluasi Kinerja dan Penguatan Program Pemuda-olahraga

Berita

Wawali Ambon Buka Manasik Haji 2026, 462 Jamaah Siap Berangkat dengan Pembekalan Intensif

Berita

Buka Rapat TPAKD, Wali Kota Ambon Tekankan Kolaborasi dan Akses Keuangan untuk Dorong Ekonomi

Berita

Pemkab SBB Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal Melalui Dekranasda dan Pelatihan Sagu-Kelor

Berita

Bupati SBB Hadiri Pisah Sambut Pangdam XV/Pattimura, Perkuat Sinergi TNI dan Pemerintah Daerah

Berita

Olimpiade Sains Unpatti Jadi Motor Penguatan SDM, Rektor Dorong Transformasi Pendidikan di Maluku

Berita

Tongkat Komando Kodam Pattimura Berganti, Rektor Unpatti Tekankan Pentingnya Sinergi Militer dan Akademisi

Berita

Pengawasan UU Energi di Maluku Menguat, Gubernur, Komite II DPR RI, Bupati dan Walikota se- Maluku Bahas  Proyek Strategi Blok Masela