Home / Berita

Senin, 10 Juni 2024 - 12:38 WIB

Pj Walikota Hadiri Pencanangan Intervensi Pencegahan Stunting

GlobalMaluku.ID,Ambon-Sebanyak 313 Posyandu di kota Ambon, bakal diintervensi serentak guna pencegahan Stunting tahun 2024. Pencanangan intervensi dilakukan Senin (10/6/24) di Posyandu Sumber Kasih, Kantor Desa Hunuth-Durian Patah, Kecamatan Teluk Ambon, oleh Pj. Wali Kota, Dominggus N. Kaya

Dalam sambutannya Kaya menyampaikan inti dari kegiatan yang dilakukan di seluruh kabupaten/kota ini yaitu arahan Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin dalam rakernas Bangga Kencana, 25 April 2024 lalu.

“Beliau memberi arahan agar segera dilakukan evaluasi tahap menyeluruh terhadap program baik terkait pencapaian pembelajaran maupun rekomendasi karena dirasa bahwa upaya-upaya untuk pencegahan Stunting ini di beberapa waktu terakhir ini agak melambat,” ujarnya.

Dirinya berharap dengan intervensi tersebut maka angka prevalensi stunting dapat turun dibawah 20 persen di tahun ini.

“Prevalensi Stunting yang di Kota Ambon yang masih cukup tinggi di 2021 di 21,8% turun di 2022 di 21,1% dan di 2023 ini menjadi 20,7%. Kita berharap 2024 bisa turun di bawah angka 20 persen, kenapa? karena ada 353 anak stunting yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur MI, Ekspedisi Rupiah Berdaulat Guna Mendorong dan mendukung Pertumbuhan Ekonomi Di Wilayah Maluku

Untuk tujuan itu Kaya meminta sinergitas semua kader dan semua tim satgas di tingkat kecamatan, hingga kelurahan bahkan desa/negeri dengan aparat TNI/Polri.

“Bangun sinergitas kerja dengan Babinsa mereka juga door to door, dari rumah ke rumah dan memang pencegahan stunting ini bisa kita lakukan bila tepat sasaran pada kelompok yang menjadi sasaran stunting yakni ibu hamil dan ibu-ibu dengan anak-anak balita,” terangnya.

Senada, Pj. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK kota Ambon sekaligus Ketua Posyandu kota Ambon, Dessy Kaya berharap pelaksanaan intervensi serentak pencegahan samping pada kegiatan Posyandu ini tepat sasaran.

Baca Juga  GUBERNUR INSTRUKSIKAN KETUA TGPP LAKSANAKAN EXPORT DIRECT FLIGHT CARGO

“Karena itu saya sangat mengharapkan peran serta semua elemen di Kelurahan Desa/Negeri, baik kader PKK, kader KB, kadar pemberdayaan manusia, tenaga kesehatan, kadar Posyandu dan semua stakeholder untuk memastikan 100% kehadiran sasaran datang ke posyandu,” tandasnya.

Kepala DPPKB Kota Ambon, J.W Patty menambahkan, intervensi yang dilakukan di posyandu meliputi penimbangan dan pengukuran bayi dan balita.

“Ini menandakan keseriusan pemerintah untuk melakukan berbagai pencegahan stunting lewat kebijakan inovatif sebagai gerakan bersama melibatkan semua Kementerian/Lembaga, pemerintah daerah; provinsi kabupaten, dan pemerintah desa untuk mencegah bertambahnya angka stunting,” pungkas Patty.

Untuk diketahui, turut Hadir dalam kegiatan ini, Dandim 1504 Ambon, Plt. Kepala BKKBN Provinsi Maluku, Sekretaris Kota (Sekkot) Agus Ririmasse, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) kota Ambon, serta para pimpinan OPD.

Share :

Baca Juga

Berita

1.298 Lulusan Unpatti Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Berita

Indonesia di Tengah Disrupsi Global: Kaum Muda Ditantang Jadi Motor Perubahan

Berita

Unpatti Gelar Pelatihan Perawatan Mikroskop untuk Tingkatkan Kompetensi Laboran dan Guru

Berita

BRI Masohi Salurkan Bantuan Rp7,5 Juta untuk Pembangunan Gereja GPdI El-ROI

Berita

Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor dan Tegaskan Netralitas ASN dalam Seleksi Sekkot

Berita

Pemkot Ambon Tempuh Jalur Hukum terhadap Konten TikTok Diduga Bermuatan Fitnah

Berita

Unpatti Gelar Expo dan Job Fair 2026, Dorong Kolaborasi dan Pengembangan Talenta Unggul

Berita

KONI Maluku Resmikan Pengurus Baru KONI Ambon 2025–2029, Siap Dongkrak Prestasi Olahraga