AMBON–Proyek Manajemen Officer (PMO) Kota Ambon, Muhammad Tasrif Azis, S.Sos., mengumumkan bahwa pengidentifikasian lahan untuk pelaksanaan perintah ketersediaan lahan berdasarkan Peraturan Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 telah selesai dilakukan. Inpres tersebut mengarahkan pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk menyediakan lahan guna pembangunan gudang, gerai, dan kelengkapan koperasi dengan warna merah putih.
Menurut Tasrif, Kota Ambon menghadapi tantangan keterbatasan lahan. Awalnya, ukuran lahan yang ditetapkan adalah 1.000 meter persegi, namun kemudian disesuaikan menjadi 30×20 meter (600 meter persegi). Setelah melakukan pengecekan lapangan bersama TNI, tim berhasil menemukan 5 lahan yang memenuhi syarat, yaitu:
1. Dusun Eri II, Negeri Nusaniwe Tanah Himbak Negeri
2. Wainitu, Kecamatan Nusaniwe – tepat di halaman Kristian Center
3. Rutong – Leitisel
4. Wayame (sesuai rencana awal, sudah dihibahkan oleh Pemerintah Kota)
5. Negeri Laha / Air Manis
Tasrif menjelaskan bahwa program berdasarkan Inpres, Nomor 17 proses dan proyek harus berjalan cepat pada lahan yang sudah dihibahkan dari pemerintah kota Ambon maupun Pemerintah Provinsi Maluku. Struktur pengelolaan program terdiri dari Ketua Satgas Provinsi, Pengurus Pusat Koperasi, Wali Kota dan Bupati kabupaten lain sebagai anggota, serta Camat sebagai Ketua Satgas Kecamatan yang dibantu OPD terkait secara teknis.
Tasrif menyatakan bahwa lahan yang digunakan adalah hibah dari pemerintah atau lahan pemerintah kota yang dikelola oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD). PMO menerima email dari Kementerian Koperasi yang menyatakan beberapa lahan mungkin tidak sesuai ukuran 30×20 meter. Oleh karena itu, tim akan segera melakukan identifikasi ulang dengan melibatkan Babinsa untuk menambah lahan yang memenuhi syarat.
Harapan Tasrif adalah agar pembangunan lahan dapat diselesaikan secepatnya hingga tahap launching yang akan dilakukan secara serentak nasional. Pembangunan ini menjadi pemicu bagi desa-desa di Kota Ambon untuk menyediakan lebih banyak lahan untuk operasi koperasi merah putih.(*)


























