Home / Berita

Rabu, 16 April 2025 - 14:34 WIB

Rahakbaw : “ Penegekan Hukum Terhadap Pelaku-Pelaku Konflik Harus Dilakukan Secara Tranparan dan Tanpa Bandang Bulu “

AMBON- Anggota DPRD Provinsi Maluku Fraksi Golkar Richard Rahakbaw, SH menyampaikan pandangan dan masukan kepada Gubernur Maluku dalam Rapat Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) APBD Tahun Anggaran 2024, di ruang paripurna, Karang Panjang, Ambon. (14/04/2025).

Dalam menyampaikan pandangan dan masukan ada beberapa hal yang menjadi sorotan Rahakbaw yang perlu menjadi dasar pertimbangan dan perhatian serius bagi Gubernur Maluku, terkhususnya terkait dengan penyelesaian konflik-konflik yang terjadi beberapa waktu lalu di beberapa wilayah.

Rahakbaw memberikan apresiasi kepada Gubernur Maluku yang telah turun langsung di lapangan untuk mendengar aspirasi masyarakat dan kemudian dapat menyelesaikan konflik.

Lanjutnya ”namun penyelesaian konflik tanpa penegakan hukum, “nol tambah nol sama dengan doubel nol”. Karena itu harus dilakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu, mereka yang bertikai penegakan hukum harus jalan, siapa yang bersalah, ditangkap dan di proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, itu baru memang konfliknya reda,” tegas anggota fraksi Golkar itu.

Baca Juga  LSM Pukat Seram : Kapolda Maluku di Minta Transparan Dugaan Kasus Irwasda

Rahakbaw mengatakan ”selama ini masyarakat menganggap bahwa hal ini biasa saja, kita berkonflik saja ada orang meninggal di sana, ada rumah terbakar di sana tapi tidak pernah diproses, banyak contoh yang harus saya sampaikan kepada bapak Gubernur namun saya percaya bapak juga sangat tahu tentang hal itu,”

Ia menambahkan ”dan karena itu saya berharap pak Gubernur ini harus dilakukan koordinasi dengan pak Kapolda dan pak Pangdam bahwa selain dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tapi proses penegakan hukum terhadap pelaku-pelaku tindak pidana itu harus dilakukan secara transparan tanpa pandang bulu sehingga menimbulkan efek jera bagi masyarakat,” harapnya

Baca Juga  Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor dan Tegaskan Netralitas ASN dalam Seleksi Sekkot

Menurutnya, ”kalau ini tidak dilakukan pak Gubernur, maka percaya saya konflik akan berkelanjutan dan dianggap biasa saja hukum rimba berlaku potong orang selesai, banyak orang dipotong dibantai meninggal tapi tidak pernah ditemukan pelaku. Ungkapnya

Saya kira ini menjadi catatan penting pak Gubernur untuk selanjutnya harus dilakukan koordinasi, dan kemudian diambil sikap tegas untuk siapapun yang bertikai tanpa pandang bulu harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. (GM-VR)

Share :

Baca Juga

Berita

Komisi II DPRD Maluku Dorong Penguatan Ekosistem Pertanian, dari Penyuluh hingga Industri Kelapa

Berita

Karantina Maluku Perkuat Sinergi Ekspor Komoditas Unggulan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Ustad Pepen Suherman Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Habib Rifqi Alhamid Dorong Gerakan Literasi Alquran untuk Atasi Krisis Buta Aksara di Indonesia

Berita

Bukan Sekadar Seminar, “Catatan Hati Anak yang Runtuh” Hadirkan Ruang Pemulihan dan Harapan bagi Pemuda Maluku

Berita

Wawali Ely Toissuta: UMKM dan Kebersihan Jadi Kunci Pengembangan Wisata Pantai Galala

Berita

Fraksi Gerindra Dorong Pemerataan Layanan Publik dan Percepatan Pemekaran Kecamatan Teluk

Berita

Unpatti dan PT TASPEN Sosialisasikan Peningkatan Manfaat Tabungan Hari Tua bagi ASN dan PPPK