Home / Berita

Senin, 16 Juni 2025 - 23:35 WIB

“#Save Kei Besar” Alhidayat Wajo : PT. Batu Licin Tidak Resmi

AMBON-Alhidayat Wajo, Anggota DPRD Provinsi Maluku dari fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dengan tegas menyatakan penolakan terhadap kehadiran PT. Batu Licin di Maluku lebih khusus di Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Penolakan tersebut dilontarkan Wajo saat melakukan audensi bersama mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Masyarakat Maluku, berlangsung di ruang paripurna DPRD Maluku, Karang Panjang, Senin (16/06/2025).

Wajo menilai bahwa operasi pertambangan di Kei Besar yang dilakukan pihak PT. Batu Licin, tidak resmi atau tidak memilik ijin operasi.

”Kami fraksi PDIP melalui ketua Fraksi menyatakan tolak, operasi pertambangan PT. Batu Licin di Maluku lebih khusus di Kei Besar saat ini, dimana penolakan ini memiliki dasar yang jelas dalam undang-undang nomor 27 tahun 2007 pasal 35,” tegasnya.

Baca Juga  Pemda SBB Lapor Wartawan Ke Polisi, Ketua PWI Maluku, Salah Sasaran.

Lebih lanjut Wajo menjelaskan, undang-undang tersebut mengatur tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, mengatur larangan bagi setiap orang, baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam pemanfaatan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

“Larangan ini bertujuan untuk melindungi dan melestarikan wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil beserta ekosistemnya. Serta budaya masyarakat adat yang ada di pulau tersebut,” pungkasnya.

Olehnya itu, dirinya meminta pimpinan DPRD Maluku agar menyampaikan dengan tegas atas nama lembaga, kepada Pemerintah Daerah untuk menghentikan sementara dengan tidak ada batas waktunya aktivisatas operasional PT. Batu Licin yang ada di Kei Besar.

Baca Juga  Gubernur Maluku Resmi Membuka Kompotisi Liga Futsal Nusantara Promal Tahun 2025

”Kami minta pimpinan DPRD Maluku agar menyampaikan dengan tegas atas nama lembaga, kepada Pemerintah Daerah untuk memberhantikan sementara dan tanpa batas waktu,” ungkap politisi dapil Maluku Tengah itu.

Selaras dengan itu, ketua DPRD Maluku Benhur Watubun, juga dengan tegas menolak operasi PT. Batu Licin di Kepulauan Kei Besar.

”Kami DPRD Maluku dari Fraksi PDIP serta Fraksi gabungan dengan ini menyatakan menolak kehadiran PT Batu Licin di Maluku yang melakukan operasi pertambangan ditanah Kei,” tegas Benhur Watubun. (GM)

Share :

Baca Juga

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku