Home / Berita

Sabtu, 25 Maret 2023 - 02:22 WIB

Sebanyak 13 Penjual Ta’jil Ramaikan Lapak Jualan Pasar Kairatu Saat Momen Puasa Ramadhan.

GlobalMaluku.ID,KAIRATU-Meski infrastruktur terminal yang dijanjikan belum terrealisir tetapi , pedangang di Pasar Kairatu tidak pernah surut berupaya untuk mempertahankan eksistensi pasar tersebut, melalui inovasi – inovasi penjualan untuk mendatangkan lebih banyak pembeli terutama pada momen – momen keagamaan.

Memasuki hari pertama bulan Ramadhan, dimana umat muslim menjalankan ibadah Puasa Ramadhan, pada 1 Ramadhan 1444H /( 23/3/2023 M), sebanyak 13 Penjual Kue Ta’jil atau makanan berbuka Puasa mulai meramaikan lapak – lapak jualan di Pasar Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten SBB.

“Adapun jenis makanan yang dijual adalah : kue – kue atau kudapan untuk berbuka puasa, seperti, waji jagung, kue lapis legit, pisang coklat, kue serikaya, Namu – Namu dan lain – lain, sementara untuk minuman ada kacang hijau dan sirup.

Baca Juga  Pemkot Buka Seleksi JTP, Sekot Ambon, Silahkan Bagi ASN Yang Memenuhi Syarat

“Salah satu penjual Ibu Wache Tuasamu saat ditemui di lokasi jualan menuturkan, bahwa kondisi hari pertama puasa belum terlalu ramai pembelinya, karena Masyarakat Kairatu dari Dusun – Dusun belum mengetahui keberadaan lapak jualan makanan Ta’jil untuk berbuka puasa tersebut.
Selain itu, juga kondisi hujan yang terjadi sejak sore membuat Masyarakat masih belum banyak turun ke Pasar.
Tetapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat tersebut tidak menyurutkan kunjungan dari pelanggan tetap pasar tersebut yang biasanya membeli kue- kue jajanan untuk berbuka puasa ataupun sekedar untuk minum teh sore hari.

Bahkan dengan adanya lapak – lapak yang menjual jajanan untuk Ta’jil itu juga mendapat kunjungan dari Saudara – saudara NonMuslim yang bertempat tinggal diseputaran Desa Kairatu yang tertarik karena adamya kue – kue atau penganan yang jarang ditemui pada hari biasanya itu.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gelar Safari Ramadan, Ini Pesan Walikota

“Disingung terkait harapannya untuk lapak jualan Ta’jil saat bulan Puasa Ramadhan itu, Ibu Wache Tuasamu meminta Pemda SBB lewat Dinas terkait untuk menambah jumlah tenda tempat , pasalnya saat cuaca hujan para penjual agak kerepotan mengamankan dagangannya.
” Karena kecilnya tenda jualan, maka Kita sempat basah saat hujan tadi, untuk itu Katong Ibu- Ibu, mohon Pemda SBB lewat dinas terkait supaya bisa bantu tambah tenda untuk Katong jualan, biar besok- besok jualan ini bisa aman dari terik panas maupun hujan.” kata Tuasamu.

Share :

Baca Juga

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi

Berita

BerikutUnpatti Tutup Peksimika 2026, Rektor Dorong Pengembangan Bakat Mahasiswa ke Level Nasional

Berita

Ambon Perketat Akurasi Data Bansos: 650 Agen Dikerahkan, Sistem Digital Terintegrasi NIK Segera Diterapkan

Berita

Perkuat Identitas Budaya dan SDM, Wagub Maluku Tekankan Urgensi Perlindungan Kekayaan Intelektual Daerah

Berita

Magister Ilmu Kelautan Unpatti Pertahankan Akreditasi Unggul, Jadi Role Model Mutu Pascasarjana di Maluku