Home / Berita

Minggu, 27 Agustus 2023 - 09:26 WIB

Sekot,Raih 1 Tiket PON , Cresya Poerdiman Layak Tampil Sebagai Pemenang

GlobalMaluku.ID,BANJAR BARU- Chresya Poerdiman raih satu tiket pertama bagi Maluku menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) setelah mengalahkan karareka asal Jawa Tengah Olga Septiani.

Pertandingan tersebut berlangsung pada ,Sabtu (26/8/23) di Gedung Olahraga (GOR) Rudy Resnawan Banjarbaru, Kalimantan Selatan dan disaksikan langsung Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, Agus Ririmasse.

Pada pertandingan itu, Sekkot yang hadir selaku Manajer Tim Maluku.Kepada Tim Media Center,Ririmasse mengatakan ,Karateka asal Maluku, Chresya Poerdiman layak tampil sebagai pemenang.

“Kata dia ,saya sebagai seorang menajer yang juga merupakan seorang mantan atlit Karate, Adek Chresya dalam laga kelas -68kg putri layak meraih kemenangan. Ini karena dia menunjukkan performa yang baik, Konsisten dan mampu mengendalikan diri selama pertandingan berlangsung” akui Sang Manajer.

Baca Juga  Wakil Ketua Komisi III, Richard Rahakbaw Menyambut Aspirasi Komando HAM Maluku dan Pelopor Maluku.

Menurutnya,didalam setiap pertandingan, tak jarang juri atau wasit melakukan keputusan-keputusan kontroversial yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi mental para atlit.
Seperti halnya terjadi saat pertandingan Chresya melawan Olga.

Namun demikian, Ririmasse mengaku bangga, karena Karateka Putri asal Maluku dalam hal ini Chresya sama sekali tidak terpengaruh dan tetap menunjukkan performa terbaik.

“Untuk mampu memenangkan suatu pertandingan, kita harus mampu mengontrol atau memenangkan diri kita terlebih dahulu. Baik dari sisi internal maupun eksternal. Tak jarang, para atlit yang tadinya semangat, bisa tiba-tiba drop setelah merasa diperlakukan tidak adil oleh para juri atau wasit. Tapi, Chresya tidak demikian. Semangatnya tetap ada hingga selesai,” ungkap Ririmasse.

Baca Juga  Ina Latu Maluku,:Mereka Yang Pantas Duduk Di Senayan Adalah Orang Yang Mampu Lakukan Perubahan Untuk Masyarakat Maluku

Ia juga menambahkan ,terhadap kesuksesan yang diraih dalam laga tersebut, Ririmasse berharap para atlit dapat melihat hal ini sebagai suatu tambahan pengalaman, bahwasanya untuk menjadi profesional, seorang atlit harus lebih dewasa dan tenang.

“Jika seorang atlit mampu mengendalikan diri dan emosinya, dia sudah mampu memenangkan dirinya dan pertandingan yang dia ikuti. Dan terhadap keputusan-keputusan kontroversial dari juri, akan menjadi tanggung jawab manajer dan pelatih untuk melayangkan protes kepada panitia maupun federasi olahraga terkait,” bebernya.

Diketahui, dalam laga dimaksud, salah seorang juri sempat mengambil keputusan yang keliru namun pada akhirnya keputusan tersebut dianulir dan menyatakan Chresya yang keluar sebagai pemenang.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka

Berita

Maluku Tenggara Genjot Peningkatan SDM, ASN Didorong Tempuh Pendidikan Pascasarjana

Berita

SMSI Bidik HPN 2026, Firdaus Minta Dewan Pers Terapkan Prinsip Keadilan bagi Seluruh Konstituen

Berita

Ambon Bersiap Jadi Lautan Oranye, Dubes Belanda Hadir Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Lapangan Merdeka

Berita

Sekolah Laboratorium Unpatti Genap 5 Tahun, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berdaya Saing Global

Berita

Kejari Malteng Cetak Sejarah, Plea Bargain Pertama di Maluku Disetujui Kejaksaan Agung

Berita

Ambon Perkuat Transisi Energi Berkeadilan, Kolaborasi Internasional Bidik Solusi Sampah dari Akar Masalah

Berita

Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan