Home / Berita

Senin, 16 Januari 2023 - 00:28 WIB

Suryan Ohorela 16 Tahun Berjualan Ikan Di Lima Negeri Pegunungan

Talabatai,GlobalMaluku.id-Dengan kondisi jalan yang bertebing di Lima Negeri Talabatai,diantaranya Negeri Sumit, Kaibatu(Ahiyolo),Watui,dan Abio, Kecamatan ELPAPUTIH Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB),Suryan Ohorella berjualan ikan, tanpa mengenal lelah ,pergi pagi pulang petang ,bahkan sampai tengah malam Ohorella baru sampai ke rumahnya.

Hal ini di ungkapkan Suryan Ohorella pada media ini ,Minggu(15/1/2023).

Dirinya mengatakan 16 Tahun saya berjualan ikan di lima Negeri tersebut .”Kalau hujan daerah pegunungan yang saya lewati sangat berbahaya ,kalau panas jalannya masih sedkit baik,ujar Ohorella.

Menurutnya jalan daerah pengunungan sangat terjal dan tidak baik untuk orang-orang yang belum terbiasa dengan jalan di lima Negeri tersebut.

Baca Juga  Latuihamalo, Pastikan Tahun Ini Perbaiki Jalan CHR Soplanit Rumahtiga

Ia juga katakan untuk naik ke daerah pegunungan ,Masyarakat harus membayar biaya angkot Rp.250.00 sampai dengan Rp.300.00 , untuk satu kali naik ke Negeri mereka .”biaya yang sangat mahal ,tapi masyarakat mau buat apalagi ,ya mereka harus menerima dengan kondisi daerah yang ada ,tuturnya pada media ini.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan ,kalau saya pergi ke daerah pegunungan Talabatai ,jam 8 pagi saya sudah jalan ,sampai di lima Negeri pegunungan tersebut , sudah jam 11 siang.”Yang sangat sulit untuk perjalanan saya yaitu kondisi jalan yang bertebing dan sangat terjal ,ketika musim hujan datang resikonya sangat tinggi ,kemudian tanah daerah pegunungan itu berwarna kuning dan lengket ,jadi ketika melewatinya bisa tertanam karna becek.

Baca Juga  Pandemi Mereda Prosesi Jalan Salib Di Gelar Jemaat Imanuel

Ia juga menambahkan, masyarakat kalau turun dari daerah pegunungan, mereka sering menggunakan rakit ,akan tetapi resikonya sangat besar ,karna ada yang terbalik dengan rakit dan meninggal karna arus sungai yang sangat kuat.

Ia berharap ada berhatian khusus dari pemerintah Kabupaten SBB yang mempunyai wilayah ini ,dan juga Pemerintah Provinsi bahkan Pemerintah Pusat ,karna dilihat dengan infrasuktur jalan yang tidak memadai, tutupnya

Share :

Baca Juga

Berita

Peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-209: Ajakan Bangkitkan Semangat Perjuangan untuk Maluku Gemilang

Berita

Unpatti Lepas 153 Mahasiswa dalam Program “The Journey to Kei Island 2026”

Berita

Wali Kota Bodewin Resmi Buka Soekarno Cup U-17: Dorong Kebangkitan Olahraga dan Bibit Muda Ambon

Berita

Rangkaian Pattimura Festival 2026 Resmi Dibuka, Ambon Canangkan HUT ke-451 dengan Semangat Pembaruan

Berita

Penutupan Peksimika Universitas Pattimura 2026

Berita

Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Dokter Baru Lulusan Ke-38 Mei 2026

Berita

Rapat Kerja Senat Universitas Pattimura Periode 2026-2030

Berita

Ir. Bob Rachmat Tegaskan Amdal dan Dokumen Lainnya Bukan Formalitas: Pemrakarsa Wajib Bertanggung Jawab Hingga Akhir Operasi