Home / Berita

Senin, 23 Juni 2025 - 18:31 WIB

Tinjau PT SIM Di SBB, Gubernur Maluku Tidak Ada Pilihan Lain, Selain Mendorong Masuknya Investasi

KAIRATU-Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Pangdam XV Pattimura dan Kapolda Maluku, meninjau Pabrik PT Spice Islands Maluku (SIM) di Negeri Hatusua, Kecamatan Kairatu, Kecamatan Seram Bagian Barat, Senin (23/6/2025).

Dalam peninjauan tersebut turut serta Kabinda Maluku, Bupati Seram Bagian Barat beserta Forkopimda, Asisten II Sekda Maluku, Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Provinsi Maluku Sam Latuconsina, Kepala Operasional, Komisaris dan PT Spice Island Maluku, Raja Negeri se-Kabupaten SBB, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat, dan stakeholder terkait.

Kehadiran Gubernur dan Forkopimda dalam rangka merespon permintaan manajemen untuk meninjau lokasi perusahaan baik kebun maupun pabriknya.

Gubernur menyampaikan bahwa dirinya memiliki fokus utama untuk menyikapi persoalan yang sangat fundamental di Provinsi Maluku yakni masalah kemiskinan.

“Kemiskinan ini juga bisa disebabkan karena pengangguran, orang yang menganggur tentu saja tidak bisa mendapatkan pemasukan, yang mana pengangguran juga terjadi karena lapangan kerja yang tersedia sangat terbatas,” terang Gubernur.

Baca Juga  Gubernur Maluku Resmi Buka Rapat Teknis Evaluasi Dan Perencanaan Pendidikan Tahun 2025

Ia menegaskan Pemerintah yang tanggap dengan persoalan daerah harus mencari jalan keluar untuk mengatasi angka pengangguran ini, karena jika angka pengangguran menurun maka angka kemiskinan juga otomatis bisa diturunkan.

“Untuk menciptakan lapangan kerja baru adalah tanggung jawab kita semua, bersyukurlah kita kepada basudara yang mengambil langkah menjadi UMKM dengan memulai usaha sendiri itu sudah sangat membantu, tapi disamping itu Pemerintah juga harus mendorong masuknya investasi,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa, tidak ada pilihan lain selain mendorong masuknya investasi agar tercipta lapangan pekerjaan.

“Pemerintah yang baik adalah pemerintah yang bisa menciptakan kondisi yang kondusif untuk investasi, jadi bapak/ibu semua Pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak, kami sudah melakukan percepatan masuknya investasi, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri butuh dukungan semua pihak masyarakat di wilayah investasi, baik Raja-Raja, Kepala Desa, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, pilihannya ada di kita, jika kita mau agar anak-anak kita mempunyai lapangan pekerjaan, sementara tugas memberikan stabilitas untuk investasi adalah tanggung jawab Pemerintah,” jelas Lewerissa.

Baca Juga  Resmi Di Pecat,Ini Pesan Kapolres Pada 3 Anggota Polres SBB

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Forkopimda Provinsi Maluku di sini untuk menegaskan bahwa Pemerintah mendukung investasi dengan segala cara, dan kepada stakeholder yang lain, Lewerissa mengimbau untuk kita “Sorong Bahu”, lakukan yang terbaik untuk menciptakan atmosfer dan iklim investasi yang positif, karena manfaatnya sangat banyak.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Dialog bersama masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Mahasiswa KKN UKIM Didorong Jadi Agen Perubahan di Kota Ambon

Berita

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Berita

Wali Kota Ambon Resmi Lepas 461 Jamaah Calon Haji 2026, Beri Uang Saku dan Pesan Khusus untuk Kota Ambon

Berita

PDAM Tirta Yapono Prioritaskan Air Bersih untuk Masyarakat, Bangun Sumber Khusus bagi Pertamina dan Citralen

Berita

Hardiknas 2026 di Ambon: Walikota Bodewin Wattimena Bacakan Pidato Mendikdasmen, Tegaskan Transformasi Pendidikan Indonesia

Berita

Walikota Ambon Tekankan Budaya Bersih dan Pendidikan Karakter: Niko Siloy dan Izak L Manusi Jadi Inspirasi Kota

Berita

Ketum SMSI Firdaus: Mendirikan Perusahaan Pers adalah Hak Asasi yang Dijamin Konstitusi

Berita

SD Negeri 30 Maluku Tengah Mantapkan Predikat Sekolah Ramah Anak dan Penggerak di Hardiknas 2026