Home / Berita

Jumat, 16 September 2022 - 02:53 WIB

Tuntaskan persoalan Kariuw, Selesaikan imbas kenaikan harga BBM jadi prioritas Marasabessy di Maluku Tengah

MASOHI, Global Maluku.ID | Persoalan bentrok antar warga Kariuw – Dusun Ori dan Pelauw di Kecamatan Pulau Haruku, Imbas kebijakan pemerintah pusat menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi agenda prioritas untuk dituntaskan oleh Penjabat Bupati Maluku Tengah Muhamat Marasabessy.

“Menyelesaikan dampak bentrok antara warga di Negeri Kariuw dan imbas kenaikan harga BBM merupakan agenda prioritas kita kedepan. Berikut, masalah tapal batas antara Kabupaten Maluku Tengah dengan Kabupaten SBB,” tandas Marasabessy, Rabu (14/9) di pandopo bupati Malteng.

“Masalah bentrok di Kariuw, Ini menjadi atensi khusus gubernur Maluku untuk dapat dituntaskan,” sambung Marasabessy.

Terkait naiknya harga BBM, Marasabessy mengakui bahwa hal ini berimplikasi luas. Dan, masyarakat yang sangat merasakan dampaknya. Karena itu, perkara ini dimasukan dalam agenda prioritas untuk diselesaikan.

Baca Juga  AMO Gelar Asean Music Cities Forum 2024 Dalam Perayaan HUT Ambon City Of Musik

Diketahui, pasca keputusan pemerintah pusat menaikan harga BBM, pemerintah Kabupaten Maluku Tengah belum secara resmi mengambil langkah-langkah strategis dalam meminimalisir gejolak yang ditimbulkan.

Katakan saja soal kebijakan untuk memastikan stabilitas tarif angkutan kota (angkot) dan sarana transportasi lain. Belum adanya langkah konkrit pemerintah mengakibatkan lahirnya keputusan sepihak para pemilik armada angkutan umum untuk menaikan tarif. Padahal, keputusan ini tentunya sangat membebani masyarakat pengguna jasa angkutan umum.

“Imbas kenaikan harga BBM masuk agenda prioritas kedua kita. Agenda prioritas ketiga adalah persoalan tapal batas wilayah Maluku Tengah dengan Kabupaten SBB,” sebutnya.

Baca Juga  Lewerissa Hadiri Sidang Wilayah Ke-8 PGI Maluku, Ini Yang Diharapkannya

Kepada wartawan usai kegiatan ramah tamah mengawali aktivitas sebagai Penjabat Bupati Maluku Tengah, Marasabessy memastikan bahwa tanggung jawab yang dipercayakan negara kepadanya akan dijalankan secara maksimal. Yakni memastikan optimalnya roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan.

Sehubungan dengan itu, diharapkan agar agar seluruh ASN lingkup pemkab malteng daoat menjaga soliditas demi terwujudnya harapan dimaksud.

“Kita akan mensinergikan program dengan pemerintah Provinsi Maluku. Dan, Gubernur memastikan siap membantu agar Kabupaten Maluku Tengah lebih baik dari kabupaten dan kota yang lain di Provinsi Maluku,” Tutup Marasabessy.

Share :

Baca Juga

Berita

SK Kenaikan Pangkat Diduga Bodong, Pemprov Maluku Siapkan Langkah Hukum!

Berita

Buka Mubes IV Latupati Maluku, Lewerissa Tekankan Kerukunan Adat dan Penyelesaian Konflik Petuanan

Berita

Buka ICAST 2026, Lewerissa Dorong Sains dan Teknologi Jadi Penggerak Pembangunan Maluku

Berita

Wali Kota Ambon Perintahkan Inspektorat Usut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Berita

Bodewin Wattimena: Pembangunan Ambon Tak Cukup dengan Teknologi Canggih, Manfaatnya Harus Dirasakan Semua Warga

Berita

DPRD Maluku Soroti Keberlanjutan Irpom, 324 Unit Efektif dan Dua Lokasi Terkendala

Berita

Unpatti Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial bagi Penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN

Berita

Unpatti Kirim 17 Mahasiswa Hukum ke Bali, Siap Pertahankan Prestasi Emas di Kompetisi Peradilan Semu