Home / Berita

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Unpatti Kirim 17 Mahasiswa Hukum ke Bali, Siap Pertahankan Prestasi Emas di Kompetisi Peradilan Semu

GLOBALMALUKU.ID, AMBON | Universitas Pattimura (Unpatti) mengirimkan 17 mahasiswa Fakultas Hukum untuk mengikuti kompetisi peradilan semu di Universitas Udayana, Bali, pada 16–22 Oktober 2026. Kontingen ini menjadi satu-satunya perwakilan perguruan tinggi dari kawasan Indonesia Timur dalam kompetisi tersebut.

Pelepasan kontingen dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Unpatti, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2026).

Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya Unpatti meningkatkan kompetensi akademik, keterampilan praktik hukum, serta daya saing mahasiswa di tingkat nasional. Pihak universitas juga menargetkan prestasi membanggakan seperti yang diraih pada kompetisi tahun sebelumnya, ketika tim mahasiswa berhasil membawa pulang medali emas.

14 Mahasiswa Penerima KIP Kuliah, Unpatti Tetap Beri Dukungan

Dari 17 mahasiswa yang diberangkatkan, sebanyak 14 orang merupakan penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Komposisi ini menjadi salah satu perhatian dalam pelepasan kontingen, sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi memiliki kesempatan untuk berkompetisi dan meraih prestasi.

Nur Aida Kubangun menegaskan bahwa universitas berupaya mendukung partisipasi mahasiswa melalui pembiayaan tiket pesawat, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan lainnya selama mengikuti kompetisi.

Meski menghadapi keterbatasan anggaran, pimpinan Unpatti tetap berusaha memastikan mahasiswa memperoleh kesempatan mengembangkan potensi melalui kegiatan akademik dan kompetisi nasional.

Baca Juga  Maya Baby Lewerissa Lantik , Ketua TP-PKK, Pembina Posyandu Dan Dekranasa 9 Kabupaten/Kota Resmi Dilantik

Dukungan tersebut diharapkan membantu mahasiswa berkonsentrasi pada persiapan dan pelaksanaan lomba, sekaligus membawa nama baik Universitas Pattimura dan Provinsi Maluku.

Uji Kemampuan Praktik Persidangan

Kompetisi peradilan semu merupakan ajang bagi mahasiswa hukum untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam simulasi proses persidangan.

Dalam kompetisi ini, peserta akan menjalankan berbagai peran dalam persidangan, mulai dari terdakwa, saksi, hingga jaksa. Mereka juga dituntut memahami tahapan persidangan berdasarkan kasus yang diangkat, menyampaikan argumentasi hukum, serta mengikuti proses pengambilan keputusan sesuai skenario perlombaan.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengasah kemampuan analisis hukum, keterampilan berbicara di ruang sidang, kerja sama tim, dan pemahaman terhadap prosedur peradilan.

Bagi mahasiswa Fakultas Hukum, pengalaman ini menjadi kesempatan untuk menguji kesiapan menghadapi tantangan profesional di bidang hukum sekaligus memperluas wawasan melalui interaksi dengan peserta dari perguruan tinggi lain.

Ketepatan Waktu Jadi Tantangan Kontingen

Selain kesiapan akademik, kelancaran perjalanan menuju Bali juga menjadi perhatian. Berdasarkan ketentuan kompetisi yang disampaikan pihak universitas, keterlambatan kehadiran dapat mengakibatkan pengurangan nilai hingga 100 poin untuk setiap hari keterlambatan.

Baca Juga  Penilaian Ombudsman RI,Provinsi Maluku Perlu Berbenah Kembali

Karena itu, faktor perjalanan dan kondisi cuaca perlu diperhitungkan agar seluruh anggota kontingen dapat tiba sesuai jadwal dan mengikuti rangkaian perlombaan secara optimal.

Unpatti berharap para mahasiswa mampu menjaga disiplin, kekompakan, dan kesiapan selama kompetisi berlangsung. Ketiga aspek tersebut dinilai penting untuk mendukung performa tim, selain penguasaan materi hukum dan kemampuan praktik persidangan.

Targetkan Prestasi dan Perkuat Daya Saing Mahasiswa

Nur Aida Kubangun mendorong seluruh peserta untuk memberikan kemampuan terbaik, menjaga nama baik universitas, dan menjadikan kompetisi sebagai pengalaman berharga dalam pengembangan diri.

Ia juga menjelaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam berbagai kompetisi menjadi bagian dari upaya universitas memenuhi indikator kinerja bidang kemahasiswaan. Menurutnya, capaian prestasi harus terus dipertahankan melalui kesempatan belajar, berkompetisi, dan mengembangkan keterampilan secara berkelanjutan.

Keikutsertaan 17 mahasiswa Fakultas Hukum Unpatti di Universitas Udayana diharapkan tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memperkuat kualitas lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional.

Dengan membawa nama Maluku sebagai satu-satunya perwakilan perguruan tinggi dari Indonesia Timur, kontingen Unpatti diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik serta melanjutkan capaian positif pada kompetisi sebelumnya.

Share :

Baca Juga

Berita

SK Kenaikan Pangkat Diduga Bodong, Pemprov Maluku Siapkan Langkah Hukum!

Berita

Buka Mubes IV Latupati Maluku, Lewerissa Tekankan Kerukunan Adat dan Penyelesaian Konflik Petuanan

Berita

Buka ICAST 2026, Lewerissa Dorong Sains dan Teknologi Jadi Penggerak Pembangunan Maluku

Berita

Wali Kota Ambon Perintahkan Inspektorat Usut Dugaan SK Bodong Kenaikan Pangkat ASN

Berita

Bodewin Wattimena: Pembangunan Ambon Tak Cukup dengan Teknologi Canggih, Manfaatnya Harus Dirasakan Semua Warga

Berita

DPRD Maluku Soroti Keberlanjutan Irpom, 324 Unit Efektif dan Dua Lokasi Terkendala

Berita

Unpatti Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab Sosial bagi Penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN

Berita

Kemarau Tak Surutkan Produksi Padi, 3.000 Hektare Sawah di Seram Utara Kobi Tertanami, Seti Targetkan 1.250 Hektare