GLOBALMALUKU.ID, AMBON | Universitas Pattimura (Unpatti) menekankan pentingnya integritas, etika, moral, dan tanggung jawab sosial bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cahaya Pintar Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN. Mahasiswa diharapkan tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu menerapkan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Pattimura, Dr. Ruslan Tawari, S.Pi., M.Si., saat membuka kegiatan Pembinaan Mahasiswa Penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN di Aula Rektorat Unpatti, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang merupakan hasil kerja sama Universitas Pattimura dengan PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara ini bertujuan meningkatkan kapasitas, kompetensi, serta pembentukan karakter mahasiswa agar menjadi pribadi yang berintegritas, mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Ruslan Tawari menegaskan bahwa kesempatan memperoleh beasiswa harus dimaknai sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab yang perlu dijaga oleh setiap penerima.
Menurutnya, rasa syukur atas bantuan pendidikan tidak cukup hanya diungkapkan melalui kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku yang baik, menjunjung tinggi etika dan moral, menghormati orang tua, serta menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa ilmu pengetahuan tidak boleh dimaknai sebatas pencapaian akademik atau kepentingan pribadi.
“Ilmu merupakan cahaya yang seharusnya memberikan manfaat, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” demikian pesan yang ditekankan dalam pembinaan tersebut.
Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk menghadirkan kebaikan, membantu menyelesaikan persoalan, dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.
Beasiswa Harus Diimbangi Prestasi dan Integritas
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Hubungan Masyarakat dan Alumni Universitas Pattimura, Dr. Nur Aida Kubangun, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya rasa syukur, integritas, dan kepedulian sosial bagi mahasiswa penerima beasiswa.
Ia menyampaikan bahwa bantuan pendidikan merupakan kesempatan berharga yang harus dipertanggungjawabkan melalui kesungguhan dalam belajar dan upaya mengembangkan potensi diri.
Nur Aida juga mengapresiasi dukungan Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN yang membantu meringankan beban pembiayaan pendidikan mahasiswa, termasuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Menurutnya, dukungan tersebut perlu diimbangi dengan komitmen mahasiswa untuk meningkatkan prestasi akademik, menjaga kepercayaan yang diberikan, serta membangun karakter yang baik.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap persoalan sosial dan mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat.
PLN Dorong Peningkatan Kualitas SDM Maluku
Sementara itu, Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menjelaskan bahwa program Berbagi Manfaat merupakan salah satu bentuk penyaluran amanah yang dihimpun dari para pegawai Muslim PLN.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan mahasiswa sekaligus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Ia mengakui bahwa jumlah penerima beasiswa dalam kegiatan tersebut terbatas. Namun, menurutnya, bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Universitas Pattimura.
Wiedhyarno menilai langkah kecil yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menghasilkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di Maluku.
Kepada mahasiswa penerima beasiswa, ia berpesan agar bantuan yang diterima dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai bentuk tanggung jawab atas amanah yang diberikan.
Mahasiswa juga didorong untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan prestasi, serta mempersiapkan diri agar kelak mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Universitas Pattimura atas dukungan dan kesempatan yang diberikan sehingga penyaluran bantuan beasiswa dapat terlaksana.
Perkuat Sinergi Pendidikan dan Dunia Usaha
Melalui kegiatan pembinaan ini, Universitas Pattimura dan PT PLN berharap mahasiswa penerima Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN dapat berkembang secara menyeluruh, baik dari sisi akademik maupun karakter.
Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia usaha juga diharapkan terus diperkuat untuk memperluas dukungan terhadap akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku.
Dengan demikian, beasiswa tidak hanya menjadi bantuan untuk meringankan biaya pendidikan, tetapi juga menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk menjaga integritas, mengembangkan kompetensi, serta mengabdikan ilmu pengetahuan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah.



































