Ambon – Komisi IV DPRD setelah melakukan Pengawasan di Sebelas kabupaten/kota di provinsi Maluku, mendapat beberapa temuan dilapangan yang menjadi persoalan dan membutuhkan perhatian serius dari DPRD dan juga Pemerintah Daerah, selain bidang Pendidikan namun juga bidang Kesehatan, hal tersebut diungkapkan Sekretaris Komisi IV, Welhelm Daniel Kurnala, SH, M.Si (Politisi Partai Perindo).
Kurnala menjelaskan ”terkait dengan masalah kesehatan ini sangat penting juga ini kita perhatikan, kita sudah turun di sebelas kabupaten/kota dan tentunya kita fokus kepada rumah sakit rumah sakit daerah. Dengan adanya efisiensi maka setiap rumah sakit daerah itu kenal dampak dari efisiensi juga,”
”pertanyaannya kalau itu kenal efisiensi bentuk pelayanan terhadap masyarakat itu bagaimana? Pasti berdampak juga kan, kadang mereka menerima pasien dengan apa adanya, tetapi obat tidak ada. Contohnya, kita temui di RSUD Haulussy, dua minggu yang lalu kehabisan cairan cuci darah,” ungkap Kurnala
Lanjutnya, ”selain dalam kekurangan itu juga ada banyak problem-problem yang perlu kita sikapi, yaitu manajemen rumah sakitnya juga tidak bagus, sehingga saya beranggapan bahwa perlu ada perombakan besar-besaran. Jadi sistemnya harus dirubah manajemennya harus dirubah benar-benar, agar lebih baik,” tegas Kurnala
Menurut Kurnala ”dari segi pendidikan ada SMA Siwalima yang paling bagus sekarang, setelah kemarin kita turun ada salah satu siswa/murid yang mendapatkan beasiswa ke Amerika, itu luar biasa dan 7 murid lainnya ada yang di Universitas Indonesia dan juga Universitas ternama lainnya. Itu artinya SMA Siwalima perlu diberikan penghargaan khusus karena capaian itu,”
Ia menambahkan ”kita akan bicarakan dengan Kepala Dinas Pendidikan agar dapat memperhatikan mereka dan kita upayakan agar kedepannya SMA Siwalima dapat menjadi SMA percontohan di Maluku, tinggal kita push saja dari sisi kepentingan-kepentingan mereka,” ujarnya
Politisi Partai Perindo tersebut mengatakan, “semoga dengan adanya pengawasan yang kita lakukan, nantinya setelah kita rampungkan hasil temuan di lapangan dan membuat suatu analisa, kemudian kita akan panggil Kepala Dinas Kesehatan dan tentu juga Kadis Pendidikan untuk mempertanyakan tentang perihal persoalan-persoalan yang kita temui pada saat kita melakukan pengawasan dan solusinya kita akan sampaikan kepada mereka, dan tentu juga kepada pak Gubernur,”
”sehingga ini menjadi catatan penting jangan main-main dengan pendidikan dan kesehatan ini adalah ujung tombak bagi pembentukan Sumber Daya Manusia (SDM) kita ke depan, melalui anak-anak kita dan bagaimana menjaga mereka dalam hal kesehatan yang baik sehingga capaian itu kita bisa sama dengan provinsi-provinsi lain yang dikategorikan baik. kesehatan perlu kita push benar-benar kita push ke depan supaya pelayanan kepada masyarakat juga dimaksimalkan,” tutur Kurnala dengan serius
”jadi saya berharap bahwa efisiensi ini kalau untuk pendidikan dan kesehatan janganlah, mereka pelayanan publik yang butuh sentuhan daripada Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, sebagai Anggota Dewan kita harus berbicara yang sejujur-jujurnya bahwa memang susah kalau kenal efisiensi, dan berat buat mereka untuk bagaimana tata kelola keuangan pada rumah sakit dan juga pendidikan.” tutup Sekretaris Komisi IV tersebut.

































