Home / Berita

Jumat, 17 Maret 2023 - 00:34 WIB

WIDYA MI SILATURAHMI DENGAN MAJELIS TAKLIM SE-KEC. SERAM TIMUR

GESER,GlobalMaluku.ID-Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Sadali Ie bersama Ketua Majelis Taklim (MT) Nur Asiah, Ny. Widya Pratiwi Murad bersilaturahmi dengan Majelis Taklim (MT) se-Kecamatan Seram Timur, di Gedung Pertemuan Yayasan Gita Tita Falamuri Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Seram Timur, Rabu, (15/3/2023).

Sekda Sadali Ie, mengaku kedatangan rombongan ke Geser perihal silaturahmi ini hanya sekedar menyapa ibu-ibu majelis taklim sekaligus menyatukan pandangan sesama majelis taklim.

“Karena ibu-ibu di wadahi satu majelis taklim,” kata Sekda.

Ia berharap, majelis taklim perlu berdayakan potensi untuk pergerakan ekonomi masyarakat. Peran ibu-ibu pun harus terus digalakan melalui pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing majelis taklim. Ia pun menilai, keberadaan majelis taklim sangat penting karena selain sebagai organisasi pendidikan non formal juga dapat menjadi penggerak ekonomi bagi anggotanya.

Sekda lalu menyarankan agar majelis taklim melakukan konsolidasi untuk mengantisipasi perubahan zaman, baik itu perubahan ekonomi, sosial, teknologi dan perubahan lainnya yang dapat mempengaruhi kehidupan.

Baca Juga  Jelang Hari Amal Bahkti Yang Ke-77 Kementerian Agama ,Kemenag Maluku Lakukan Serangkaian Kegiatan

“Perubahan itu suatu keniscayaan tapi bagaimana perubahan itu tetap terarah, tetap islami dan tetap pada nilai-nilai religius itulah letak pentingnya majelis taklim,” saran Sekda.

Di tempat yang sama, Widya Pratiwi Murad mengatakan, silaturahmi ini dilakukan dalam rangka mempererat ukhuwah Islamiah.

“Pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan terimakasih kepada Ibu-Ibu Majelis Taklim se-Kabupaten SBB yang berkesempatan hadir dalam majelis ini, semoga dengan adanya silaturrahmi ini dapat meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT,” ucap Widya.

Selaku Pembina dan Penasihat Majelis Taklim Provinsi Maluku, kata Widya, tujuan dirinya berkunjung ke Kabupaten SBB untuk bertemu secara langsung dengan Ibu-Ibu Majelis Taklim, memberikan motivasi agar terus membina dan mengembangkan hubungan yang santun dan serasi, antara umat beragama, antara manusia dengan Allah, sesama manusia dan lingkungannya agar menjadikan kita masyarakat yang bertakwa kepada Allah SWT.

Baca Juga  Kepala BPKAD,Sudah Mencapai 70 Samapai dengan 80 Persen

“Saya harap silaturahmi ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan demi kemajuan Masyarakat yang ada di Kabupaten SBB,” ujarnya.

Di kesempatan itu, Widya juga menjelaskan tentang pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan pada Anak, karena seluruh organ penting dan sistem tubuh mulai terbentuk dengan pesat. Perkembangan yang dimulai adalah kesehatan saluran cerna, perkembangan organ metabolik, perkembangan kognitif, pertumbuhan fisik, dan kematangan sistem imun.

“1000 Hari Pertama Kehidupan ini sangat penting karena ini adalah periode emas dan tidak bisa diulang. Selama masa perkembangan buah hati, tetap jaga selalu kesehatan dan pantau terus tumbuh kembangnya agar anak tumbuh menjadi anak yang sehat dan tidak mudah sakit,” jelas Widya.

Di kesempatan ini, Widya menyerahkan bantuan tali kasih berupa paket sembako kepada majelis taklim yang hadir di kegiatan silaturahmi dimaksud.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkot Ambon dan Dubes Belanda Gelar Nobar Meriah, Ribuan Fans Oranje Padati Lapangan Merdeka

Berita

Maluku Tenggara Genjot Peningkatan SDM, ASN Didorong Tempuh Pendidikan Pascasarjana

Berita

SMSI Bidik HPN 2026, Firdaus Minta Dewan Pers Terapkan Prinsip Keadilan bagi Seluruh Konstituen

Berita

Ambon Bersiap Jadi Lautan Oranye, Dubes Belanda Hadir Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Lapangan Merdeka

Berita

Sekolah Laboratorium Unpatti Genap 5 Tahun, Rektor Dorong Lahirnya Generasi Kreatif dan Berdaya Saing Global

Berita

Kejari Malteng Cetak Sejarah, Plea Bargain Pertama di Maluku Disetujui Kejaksaan Agung

Berita

Ambon Perkuat Transisi Energi Berkeadilan, Kolaborasi Internasional Bidik Solusi Sampah dari Akar Masalah

Berita

Mahasiswa Maluku Turun ke Jalan, Ancam Gelombang Perlawanan Besar Jika Ketimpangan Pendidikan Terus Diabaikan