MASOHI—Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, menyebut bidan sebagai ujung tombak dalam menekan angka stunting dan kematian ibu-anak.
Hal itu disampaikan saat membuka Musyawarah Cabang ke-IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Maluku Tengah, di Baileo Ir. Soekarno, Masohi, Senin, (28/7/2025)
“Peran bidan sangat strategis. Mereka adalah garda terdepan pelayanan kesehatan ibu dan anak,” ujar Zulkarnain.
Zulkarnain meminta, IBI bersinergi dengan pemerintah daerah guna membentuk generasi sehat tanpa stunting
Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta mempercepat penanganan stunting.
“Melalui sinergi ini, saya berharap derajat kesehatan masyarakat Maluku Tengah terus meningkat,” ujar Zulkarnain.
Kepala Dinas Kesehatan Maluku Tengah, Djali Talaohu, menambahkan, peningkatan kapasitas bidan menjadi penting di era transformasi layanan kesehatan.
“Bidan membawa manfaat besar bagi keselamatan ibu dan anak. Kami siap mendukung penuh,” kata Djali.
Musyawarah cabang IBI ini menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat peran bidan di tingkat pelayanan dasar.


























