Home / Berita

Rabu, 11 Juni 2025 - 12:21 WIB

Tinjau Unit Desalinasi UNDIP Untuk Pasokan Air Tawar Di Daerah Terpencil, Ini Yang Disampaikan Gubernur Maluku

JEPARA-Peduli kepada masyarakat Maluku di daerah terpencil, dengan akses air tawar layak konsumsi yang terbatas, maka Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengunjungi lokasi unit desalinasi bertenaga surya yang menggunakan reverse osmosis untuk pasokan air tawar di daerah terpencil, berpusat di Kampus Universitas Diponegoro, Jepara, Jawa Tengah, pada Selasa (10/6/2025).

Proyek ini merupakan hasil penelitian kolaboratif Australian National University dan Universitas Diponegoro, dengan tujuan untuk menciptakan sistem filtrasi membran percontohan untuk desalinasi air payau atau air laut menggunakan reverse osmosis dengan mengutamakan penggunaan tenaga surya.

Dalam peninjauan tersebut Lewerissa turut didampingi oleh Mantan Gubernur Maluku Said Assagaff, serta para peneliti dari Universitas Diponegoro yakni Prof. Hadiyanto, Prof. I Nyoman Widiasa, serta unsur terkait.

Saat diwawancarai Gubernur Maluku menjelaskan bahwa tujuan pihaknya datang adalah untuk melihat instalasi salinisasi proses untuk mengolah air laut atau air payau menjadi air tawar yang layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Baca Juga  Didampingi Gubernur Maluku Dan Walikota Ambon Menteri PDT Resmikan Peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih

Lebih lanjut ia menerangkan fasilitas ini penting untuk ditinjau, karena pihaknya sadar betul di Maluku ada pulau-pulau yang akses air bersihnya itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ada wilayah-wilayah yang memang tidak mudah memperoleh air bersih untuk dikonsumsi masyarakat, Pemerintah tentu harus melihat ini sebagai suatu kesempatan memberikan jalan keluar kepada mereka,” tegasnya.

Lewerissa mengatakan bahwa teknologi ini tidak terlalu mahal dari segi biaya, serta listriknya berasal dari tenaga surya, dan investasinya juga tidak seperti yang dikhawatirkan karena tidak terlalu mahal, dan sebenarnya terjangkau untuk bisa dibiayai oleh Pemerintah Daerah Maluku.

“Kehadiran kami di sini selain bertemu dengan Prof. Nyoman yang menangani proyek, kami juga berkesempatan membangun dialog dengan beliau, yang mana membuka kesempatan untuk putra-putri kami dikirim dan berlatih di sini,” tambahnya.

Baca Juga  Resmi Buka Pendaftaran Seleksi Pengadaan PPPK,tahun 2024,Mulai 3-20 Oktober, Ini Yang Dikatakan Kaya

Gubernur menjelaskan, kedepannya nanti Universitas Diponegoro akan bekerjasama dengan Universitas yang ada di Ambon, untuk bekerjasama sehingga bisa mendidik putra-putri daerah, mahasiswa-mahasiswa di kampus untuk menguasai teknologi ini.

“Ini tidak sulit sebenarnya tetapi kalau dikuasai maka suatu saat kita tidak harus tergantung selalu dengan tenaga pendidik dari Universitas Diponegoro, karena Maluku punya putra-putri, sumber daya manusia yang bisa mengoperasikan fasilitas ini,” terangnya.

Ia juga berterimakasih sekali kepada Prof Nyoman dan Prof Hadiyanto, yang memfasilitasi dirinya untuk bisa hadir dan melihat secara langsung bagaimana processing air laut atau air payau menjadi air tawar yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat.

Share :

Baca Juga

Berita

Unpatti Gelar Seleksi Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Sistem Informasi

Berita

DPRD Maluku Minta Rencana Pembentukan Perusda Baru Dikaji Ulang, Soroti Keterbatasan Fiskal

Berita

Disperindag SBB Bantah Kelangkaan Minyak Tanah di Piru, Pastikan Stok Aman

Berita

Gubernur Maluku Canangkan Festival Marawai I 2026, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Negeri-Negeri Hidupkan Kembali Budaya dan Adat Leluhur Lewat Maraway Festival

Berita

Kebakaran Lahan di BTN Lateri Indah, Damkar Ambon Kerahkan Tiga Unit Mobil Pemadam

Berita

Jubir Pemkot Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas, Bukan Nepotisme

Berita

POGI Maluku Perkuat Komitmen Bantu Pemkot Ambon Tekan Angka Stunting