MASOHI— Bupati Maluku Tengah (Malteng), Zulkarnain Awat Amir, menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan dan kesehatan bagi para pelajar. Menurutnya, generasi muda tak cukup hanya unggul di bidang akademik, tapi juga harus sehat secara jasmani dan rohani.
“Generasi sekolah harus menjadi generasi emas. Bukan hanya cerdas, tapi juga sehat jasmani dan rohani,” kata Zulkarnain saat meluncurkan layanan primer terintegrasi dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar di Puskesmas Perawatan Tehoru, Rabu (30/7/2025).
Zulkarnain menilai, upaya peningkatan layanan kesehatan ini penting sebagai bagian dari pembentukan generasi unggul yang berdaya saing. Ia juga menyoroti peran penting tenaga kesehatan dalam memberikan layanan dasar yang menyentuh langsung masyarakat.
“Pelayanan kesehatan adalah bentuk pengabdian kemanusiaan. Ini menyangkut nyawa dan hajat hidup orang banyak,” ujarnya.
Ia menjelaskan, transformasi layanan primer menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran puskesmas sebagai garda terdepan dalam layanan promotif, preventif, dan deteksi dini penyakit.
Tak hanya untuk pelajar, Zulkarnain juga mengajak masyarakat umum untuk mulai rutin memeriksakan kesehatan, bukan hanya saat sudah merasa sakit.
“Inilah esensi dari layanan promotif dan preventif. Masyarakat harus mengubah pola pikir, tidak menunggu sakit baru ke puskesmas,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan pesan khusus kepada para tenaga kesehatan agar bekerja dengan hati, penuh tanggung jawab, dan menjaga integritas.
“Sehat itu penting, sehat itu mahal, dan harus dijaga sejak dini,” pungkasnya.
Acara peluncuran layanan kesehatan ini turut dihadiri pimpinan OPD Pemkab Malteng, Ketua TP PKK, Forkopimcam, serta tokoh adat dan masyarakat setempat.

































