Home / Berita

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:18 WIB

Peringatan Hardiknas 2026 di SBB: Momentum Refleksi dan Penguatan Kesejahteraan Guru

PIRU – Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) menggelar upacara peringatan sekaligus syukuran Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung khidmat di lapangan Kantor Bupati pada Senin (4/5/2026). Upacara ini tampil unik dengan nuansa budaya, di mana seluruh peserta mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Bupati SBB, Selfinus Kainama, S.Pd., yang bertindak sebagai pembina upacara, menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, momen ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen dalam membangun sistem pendidikan yang lebih baik dan memanusiakan manusia dengan penuh kasih sayang serta tanggung jawab.

Menghidupkan Kembali Filosofi Ki Hajar Dewantara

Dalam amanatnya, Kainama mengajak para pendidik untuk kembali meneladani filosofi sistem Among yang diwariskan oleh Ki Hajar Dewantara, yaitu:

Asah: Mengasah ilmu pengetahuan.

Baca Juga  Komisi I DPRD Kota Ambon Lakukan Mediasi Bersama PT. Almira Lintang Pratama

Asih: Memberikan kasih sayang.

Asuh: Memberikan pendampingan yang tulus.

Nilai-nilai ini dinilai sangat relevan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mencetak SDM unggul yang memiliki karakter dan berdaya saing global.

Strategi Deep Learning dan Peningkatan Kesejahteraan

Sejalan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pemerintah Kabupaten SBB kini mendorong pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Menyadari peran sentral guru, pemerintah juga mengumumkan langkah-langkah nyata untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik, antara lain:

Beasiswa RPL : Program bagi guru yang belum berkualifikasi sarjana (S1).

Peningkatan Kuota : Dari 12.500 guru pada tahun 2025, menjadi 150.000 guru pada tahun 2026.

Pelatihan Modern : Mencakup bimbingan konseling hingga penguasaan Kecerdasan Artifisial (AI).

Tunjangan & Insentif : Penyaluran tunjangan sertifikasi secara langsung setiap bulan serta pemberian insentif bagi guru honorer.

Baca Juga  Negeri Rutong, Wamen Hiariej Mendapatkan Gelar Adat Mata Matakau Amano-Loporisa Uritalait

Budaya ASRI di Lingkungan Sekolah

Selain fokus pada kurikulum dan guru, Wakil Bupati mengajak seluruh satuan pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan nyaman. Hal ini diwujudkan melalui konsep budaya ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang telah dicanangkan pemerintah pusat.

Sebagai penutup, Selfinus Kainama mengingatkan bahwa keberhasilan kebijakan pendidikan sangat bergantung pada kualitas manusianya.

“Diperlukan tiga hal utama, yaitu  mindset yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa itu, semua kebijakan hanya akan menjadi formalitas semata,” tegas Kainama.

Upacara ditutup dengan harapan besar agar Kabupaten SBB dapat berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat melalui pendidikan yang berkualitas serta inklusif.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemda SBB Bentuk Forum Komite Pengawasan, Libatkan Media dan Orang Tua Awasi Pendidikan

Berita

Sekda Maluku Buka Rapat Komite Pengarah INOVASI Fase 3, Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita

Wattimena Tekankan Penguatan Satgas PPTSL untuk Kendalikan Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar di Maluku

Berita

Unpatti dan OJK Maluku Gelar Kuliah Umum “Digital Financial Literacy”, Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Finansial Era Digital

Berita

Mahasiswa KKN UKIM Didorong Jadi Agen Perubahan di Kota Ambon

Berita

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil

Berita

Wali Kota Ambon Resmi Lepas 461 Jamaah Calon Haji 2026, Beri Uang Saku dan Pesan Khusus untuk Kota Ambon

Berita

PDAM Tirta Yapono Prioritaskan Air Bersih untuk Masyarakat, Bangun Sumber Khusus bagi Pertamina dan Citralen