Home / Berita

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:34 WIB

OPD Maluku Harus Lebih Efektif, Benhur Watubun Dorong Perampingan Struktur

AMBON–Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, menegaskan bahwa kebijakan perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas serta optimalisasi kinerja pemerintahan daerah.

Menurut Benhur, perampingan OPD tidak boleh dimaknai sebatas pengurangan jumlah perangkat daerah, melainkan harus diarahkan pada pembentukan sistem kerja pemerintahan yang efisien, adaptif, dan fungsional dengan prinsip “miskin struktur, kaya fungsi.”

“Efektivitas dari perampingan itu bertujuan memberikan gambaran tentang kerja-kerja yang optimal. Jadi kita harus menekan struktur, miskin struktur tapi kaya fungsi, seperti dulu kala,” ujar Benhur kepada wartawan di Gedung DPRD Provinsi Maluku, Senin (19/1/2026).

Baca Juga  DPD GAMKI Maluku Berikan Mandat Kepada Patty ,Untuk Laksanakan Konpercap GAMKI SBB

Ia mencontohkan sejumlah daerah dengan tingkat pendapatan tinggi seperti Provinsi Bali dan Sulawesi Selatan yang mampu menjalankan roda pemerintahan secara efektif meskipun memiliki jumlah OPD yang relatif sedikit.

“Daerah-daerah yang pendapatannya tinggi saja, OPD-nya tidak terlalu banyak. Artinya, yang dibutuhkan itu bukan banyaknya lembaga, tapi fungsi dan kinerjanya,” jelasnya.

Benhur menekankan pentingnya kajian mendalam dari Pemerintah Provinsi Maluku sebelum melakukan penataan organisasi perangkat daerah.

Menurutnya, kebijakan perampingan harus tepat sasaran agar benar-benar berdampak pada peningkatan kinerja birokrasi dan pelayanan publik.
“Daerah ini harus lebih optimal dengan mengefisienkan tubuh OPD-nya. Jangan sampai kita meniru pemerintah pusat, kementeriannya banyak, tapi kerjanya belum tentu efektif,” tegas Ketua DPRD Maluku itu.

Baca Juga  Disambut Cakalele di Negeri Mosso, Benhur Watubun Kobarkan Semangat Konsolidasi dan Pelestarian Budaya Maluku

Dalam kesempatan tersebut, Benhur juga mengusulkan agar jumlah ideal OPD di Provinsi Maluku berada pada kisaran 32 OPD. Dengan jumlah tersebut, ia menilai tata kelola pemerintahan daerah akan lebih efektif, efisien, serta responsif terhadap kebutuhan dan kepentingan masyarakat Maluku.

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua Pansus DPRD Kepulauan Aru Sidak SMP Negeri Wokam, Gedung Rp1,4 Miliar dari APBN 2025 Delapan Bulan Terbengkalai

Berita

Api Berhasil Dipadamkan, Damkar Pastikan Kebakaran di Kelurahan Uritetu Dipicu Arus Pendek

Berita

Rumah di Kelurahan Uritetu Terbakar, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Berita

Gubernur Maluku Buka LK III HMI Nasional, Tegaskan Kader HMI Harus Jadi Solusi Krisis dan Penggerak Pembangunan

Berita

PLTS Puskesmas Ambon Disorot, Dinkes Buka Fakta: Anggaran Bukan Rp7 Miliar, Kerusakan Murni Persoalan Teknis

Berita

Wali Kota Ambon: LK III HMI Harus Cetak Pemimpin Bangsa yang Visioner dan Berkualitas

Berita

Saiful Chaniago: LK III HMI Harus Lahirkan Pemimpin Visioner untuk Kemajuan Maluku

Berita

Komisi III DPRD Maluku Soroti Utang Subsidi Perumda Panca Karya, Minta Evaluasi Menyeluruh Kinerja Perusahaan