MASOHI,Maluku Tengah – SD Negeri 30 Maluku Tengah (SD Negeri 30 Maluku Tengah) menegaskan komitmennya menjadi sekolah unggulan yang mampu menjawab kebutuhan pendidikan masa kini. Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 menjadi titik penting bagi sekolah tersebut untuk meneguhkan empat predikat prestisius yang kini disandang, yaitu:
- Sekolah Ramah Anak
- Sekolah Adiwiyata
- Sekolah Bersih dan Sehat
- Sekolah Penggerak
Kepala Sekolah SDN 30 Maluku Tengah, Mariance Wila Dida, S.Pd, dalam wawancaranya bersama Globalmaluku.id menegaskan bahwa seluruh perubahan ini hanya dapat dicapai melalui penguatan kualitas pembelajaran dan kolaborasi yang solid di lingkungan sekolah.
Menurutnya, orientasi pendidikan saat ini harus menyesuaikan kebutuhan siswa yang berkembang sangat cepat. “Guru harus memahami konsep pembelajaran yang terdiferensiasi, sehingga proses belajar mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era sekarang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pembelajaran diferensiasi menjadi kunci agar setiap siswa mendapatkan ruang belajar yang sesuai dengan kemampuan, minat, dan gaya belajar mereka. Langkah ini diyakini akan meningkatkan hasil pembelajaran secara signifikan.
Terbukti mutu pendidikan disekolah ini masih mendominasi setiap piala dalm mnghadapi olipiade mipa yang diselenggarakn unpati masih tetap meraih medali stiap tahunnya
Selain itu, ia menekankan pentingnya layanan pendidikan yang mengedepankan kerja sama.
“Kami terus meningkatkan pelayanan bersama antara guru dan siswa melalui kolaborasi yang baik, sehingga tercipta kerja sama yang maksimal. Dengan lingkungan yang sehat, ramah, dan saling mendukung, siswa bisa berkembang lebih optimal,” tambahnya.
Dengan empat predikat utama serta komitmen terhadap inovasi pembelajaran, SD Negeri 30 Maluku Tengah diharapkan menjadi model sekolah maju di wilayah Maluku Tengah, sekaligus berkontribusi melahirkan generasi masa depan yang unggul dan berdaya saing.

































