Home / Berita

Minggu, 13 November 2022 - 08:41 WIB

Maluku Festival Ramadhan di Buka, Widya Harap Dapat Lestarikan Tradisi Panggilan Sahur

AMBON, Global Maluku.ID – Maluku Festival Ramadhan (MAFERA) 1443 Hijriah / 2022 Masehi, bertemakan “Mempererat Ukhuwah, Membangun Negeri” resmi dibuka oleh Gubernur Maluku Murad Ismail. Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan Rebana, didampingi Wakil Gubernur Barnabas Natanhiel Orno, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Plt. Ka.Kanwil Kemenag Promal. H. Yamin.

Saat ini, sebanyak 50 peserta yang terdaftar dalam pelaksanaan festival. Jumlah tersebut, dilaporkan akan bertambah. Puluhan peserta diatas diantaranya berasal dari Kota Ambon yakni Negeri Tulehu, Batu merah, Waihaong, Tial, Wakal, Seith. Juga dari Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Penyelenggaraan festival yang akan berlangsung hingga Senin, (24/04/2022) itu, melibatkan 40 UMKM dari berbagai daerah di provinsi Maluku. Mereka akan menjajakan kuliner unggulan dari daerahnya masing-masing. uujbi

Ketua DPW Lembaga Seni Qasidah (LASQI) Provinsi Maluku Ny. Hj. Widya Pratiwi Murad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Maluku Murad Ismail beserta jajarannya di lingkup pemerintah daerah dan panitia penyelenggara serta pihak yang berpartisipasi dalam pelaksanaan festival.

Baca Juga  Polres SBB Akan menggelar KKR,Ini Yang Disampaikan Kapolres AKBP Dennie Andreas Dharmawan

“Saya berharap, kegiatan MAFERA tahun ini dapat dijadikan momentum dalam menjaga serta melestarikan tradisi lokal Panggilan/Senandung Sahur, yang dilakukan dengan menyanyikan lagu-lagu religi, diselingi pantun yang diiringi alat musik,” katanya.

Kegiatan MAPERA ini, sambung Widya, tidak hanya diikuti oleh kaum muslimin saja, namun juga diikuti masyarakat dari agama yang lain. Ini menunjukkan adanya peradaban antara umat beragama di Provinsi Maluku sebagai aktualisasi hidup orang basudara.

“Kegiatan ini dapat terselenggara atas kolaborasi antara pemerintah provinsi, Lasqi, Kanwil Agama, TP-PKK, Beta Kreatif, Majelis Taklim Nur Asia, Dekranasda, Yayasan Ulil Amri, HIPMI Maluku, PT. Bank Maluku-Maluku Utara dan media massa,” tuturnya.

Baca Juga  Masyarakat Kariuw-Ori Diminta Menahan Diri

Ia berujar, festival ini merupakan hal positif yang perlu disambut baik karena untuk membangun Maluku, perlu adanya bersinergi. Dalam menyemarakan kegiatan, festival diisi dengan kegiatan Tausiah Kreatif Talk show yang melibatkan para milenial serta bazar atau pasar malam, dalam mendorong usaha kuliner masyarakat dan UMKM lainnya untuk terus berkembang.

“Harapan saya, semoga kegiatan ini dapat dijadikan agenda tahunan dalam memberikan kontribusi, guna mempererat persatuan antara orang bersaudara di Maluku,” harapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan stand UMKM oleh Gubernur, Wakil Gubernur, Ketua LASQI dan sejumlah pimpinan OPD.

Pembukaan festival, dihadiri Wakil Gubernur Maluku Barnabas Natanhiel Orno, Penjabat Sekda Maluku Sadali Ie, Ketua DPRD Maluku Lucky Wattimury, Ketua LASQI Maluku Widya Pratiwi Murad, Rektor Unpatti Ambon M. J. Saptenno.

Share :

Baca Juga

Berita

Plt Kepala Satpol PP Kota Ambon Silver M. Leatemia, Tegaskan Penertiban Bangunan Liar Demi Penataan Kota

Berita

Peringatan Hardiknas 2026 di SBB: Momentum Refleksi dan Penguatan Kesejahteraan Guru

Berita

Pemda SBB Bentuk Forum Komite Pengawasan, Libatkan Media dan Orang Tua Awasi Pendidikan

Berita

Sekda Maluku Buka Rapat Komite Pengarah INOVASI Fase 3, Tekankan Pentingnya Kolaborasi untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita

Wattimena Tekankan Penguatan Satgas PPTSL untuk Kendalikan Peredaran Tumbuhan dan Satwa Liar di Maluku

Berita

Unpatti dan OJK Maluku Gelar Kuliah Umum “Digital Financial Literacy”, Bekali Mahasiswa Hadapi Tantangan Finansial Era Digital

Berita

Mahasiswa KKN UKIM Didorong Jadi Agen Perubahan di Kota Ambon

Berita

Dewan Pers: Jurnalisme Berkualitas Jadi Pilar Masa Depan Damai dan Adil