Home / Berita

Rabu, 20 Maret 2024 - 07:05 WIB

Dinas PUPR Provinsi Maluku Menggelar Rapat Forum OPD

GlobalMaluku.ID,Ambon-Pemerjntah Provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi(Pemrov)Maluku menggelar rapat Forum OPD Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Ke-PU-an Konektivitas Wilayah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Secara Berkelanjutan, pada Rabu(20/3/2024) bertempat di Ruang Rapat Avira-Hotel.

Rapat tersebut di buka secara langsung oleh Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda(As.II Setda) Maluku, Syuryadi Sabirin.

Adapun rapat tersebut adalah”Mengurangi kemiskinan serta kesenjangan antar wilayah melalui peningkatan pembangunan infrastruktur, menjadi prioritas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku tahun 2024 yang dibahas dalam rapat kerja forum OPD.

Syuryadi Sabirin dalam sambutannya mengatakan butuh kolaborasi semua pihak dalam pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan demi peningkatan konektivitas antara wilayah, ucapnya.

Baca Juga  Panen Hasil Budidaya Ikan Kolaborasi TP PKK-SUPM Waiheru, Ini Harapan Widya MI

Kata dia ,”Maluku merupakan wilayah Maritim dengan kondisi geografis yang terdiri dari kepulauan menjadi tantangan kita bersama dalam pembangunan di Maluku,” tuturnya.

Lebih lanjut ia katakan, data indikator kinerja tahun 2023 yang berhasil dicapai pada bidang pekerjaan umum diantaranya yaitu rasio luas kawasan pemukiman rawan banjir yang terlindung oleh infrastruktur pengendalian banjir sebesar 13,31 persen, rasio luas kawasan pemukiman sepanjang pantai rawan abrasi yang terlindungi oleh infrastruktur pengaman pantai sebesar 23,03 persen, dan rasio luas daerah irigasi kewenangan provinsi yang dilayani oleh jaringan irigasi sebesar 43,30 persen.

Baca Juga  Merajut Kembali Harmoni: Menghidupkan Pela Gandong Sebagai Solusi Perdamaian Di Tial, Tulehu, Sawai, Dan Ruma Olat

Sedangkan untuk presentasi kapasitas yang dapat terlayani melalui penyaluran air minum curah lintas kabupaten kota sebesar 94 persen, rasio kemantapan jalan provinsi sebesar 50,18 persen dan jumlah tenaga kerja konstruksi yang terlatih di wilayah Provinsi yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan alih sebanyak 401 orang.

“Capaian ini merupakan hasil kerjasama kita bersama demi mewujudkan pelayanan yang prima untuk masyarakat Maluku,” jelas Sabirin.

Seluruh strokeholder yang berkaitan dengan pembangunan infrastruktur PU baik dari level pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah kabupaten/kota, diminta terus membangun sinergitas dan memberikan kontribu si dalam pembangunan infrastruktur di Provinsi Maluku.

Share :

Baca Juga

Berita

Aksi Blokade Jalan di Seram Picu Lumpuhnya Transportasi, Warga Tuntut Penanganan Serius Kasus Pencurian Cengkih

Berita

Pemkab Malra Gandeng Kemensos, 1.017 Warga Nikmati Layanan Bakti Sosial Terintegrasi

Berita

DPRD Maluku Desak Tindak Lanjut LKPJ 2025, Soroti Pentingnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan

Berita

DPRD Maluku Siapkan Kuota BBM 2027, Komisi II Panggil OPD dan Soroti Ketimpangan Distribusi

Berita

Wali Kota Ambon Tutup Workshop UNDERVAC-ID, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Cakupan Imunisasi

Berita

Kosgoro Maluku Gelar Musda II, Perkuat Soliditas Hadapi Tantangan Global

Berita

1.298 Lulusan Unpatti Dikukuhkan, Rektor Tegaskan Wisuda Bukan Akhir, Tapi Awal Pengabdian

Berita

Indonesia di Tengah Disrupsi Global: Kaum Muda Ditantang Jadi Motor Perubahan