Home / Politik

Sabtu, 27 Januari 2024 - 11:14 WIB

Calon DPRD Provinsi Maluku Bantah Lakukan Politik Uang

GlobalMaluku.ID, Ambon-Calon Legislatif(Caleg) DPRD Provinsi Maluku Jefri Lim pahala dapail Maluku 1 Kota Ambon, membantah melakukan politik uang saat melaksanakan kegiatan-kegiatannya dalam masa sosialisasi dirinya untuk maju sebagai caleg.

Limpahala menjelaskan, saya tidak pernah melakukan politik uang, apalagi sampai ada isu-isu bahwa saya membayar satu kepala per lima ratus ribu(500) itu tidak benar, ungkapnya pada sejumlah wartawan di kediamannya, Jumat(26/1/2024).

Dirinya mengaku, bahwa ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan isu-isu tersebut, mungkin mereka tidak suka sama saya, sehingga mereka membuat isu-isu seperti itu, untuk menjatuhkan saya pada masyarakat, beber Limpahala.

Jadi semuanya itu tidak benar.kata dia, sapa bikin bae dapa bae, bukan katong mengandalkan finansial, ungkap caleg asal partai Perindo tersebut.

Baca Juga  TMP Sidoarjo, Endy : Kini waktunya Anak Muda untuk berpolitik.

Dikatakan, jadi ancaman untuk katong ketika kita melakukan politik uang, jadi hindari politik uang dan isu-isu terhadap saya itu semuanya tidak benar.

Tapi perlu diingat, meraih kemenangan dengan tanpa melanggar aturan itu lebih baik.”Tidak menggunakan politik uang alias money politic. Larangan politik uang itu sudah tertuang dalam pasal 278 ayat(2), 280 ayat(1) huruf J, 284,286 ayat(1), 515 dan 523 UU No. 7 Tahun 2017,jadi semuanya sudah jelas, dan saya tidak mau bermasalah, dan wajib hukumnya ketika kita melanggar peraturan tersebut, jelas Limpahala.

Saya maju caleg ini, untuk bersama-sama dengan masyarakat untuk membangun kota ini, dan Maluku lebih baik lagi, ucapnya.

Baca Juga  Kantongi 3 Rekomendasi DPAC Partai Demokrat, Tuwanakotta Maju Sebagai Calon Ketua DPC Demokrat

Lebih lanjut Limpahala mengatakan, saya maju sebagai caleg untuk membawa dan memperjuangkan aspirasi rakyat pada umumnya dan konstituen pada khususnya, serta seberapa besar perubahan yang di lakukan terkait dengan tugas dan fungsi kelembagaan.

Tambahnya, rakyat tidak butuh panggung tanpa isi, rakyat tidak butuh orang berbicara sampai berbusa busa di berbagai talk show, tetapi hasinya nol. Rakyat tidak butuh pahlawan yang berbicara keras.

Namun bicaralah atas nama kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok dan partai, tetapi menjadi seorang caleg yang harus bersama-sama dengan masyarakat untuk membangun Maluku yang kita cintai ini, tutupnya.

Share :

Baca Juga

Politik

Posisi Sekretaris DPD Golkar Maluku Masih Menunggu Keputusan DPP

Politik

Richard Rahakbauw Siap Pimpin DPD Partai Golkar Maluku.

Politik

Berkomitmen Memperkuat Konsolidasi Partai, Upulatu : Kami Akan Merebut Posisi Ketua DPRD Kota Ambon

Politik

Mega Tunjuk Upulatu Nikijuluw Pimpin DPC PDI Perjuangan Kota Ambon

Politik

Kembali Pimpin DPD PDIP Maluku 2025–2030, Benhur Dalam Pidatonya Tegaskan Disiplin, Transparansi, dan Persatuan Kader

Politik

Benhur ditunjuk Mega Pimpin DPD PDI Perjuangan Maluku

Politik

Hasto: Maluku Istimewa, Kader-Kadernya Loyal Pada Ibu Mega, Bung Karno dan PDIP

Politik

Ari Sahertian Semprot PT Batutua Tembaga Raya Soal Lingkungan, Dalam RDP DPRD Maluku