Home / Berita

Rabu, 4 Juni 2025 - 07:44 WIB

Cuaca Ekstrim, Pemerintah Kota Ambon Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Alam

AMBON-Hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi masih terus mengguyur sebagian besar wilayah Provinsi Maluku, termasuk Kota Ambon.

Sejumlah ruas jalan utama hingga pemukiman warga mulai tergenang banjir.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Kota Ambon, Frits Tatipikalawan mengatakan, Pemerintah telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir tanah dan longsor, terhadap Kota Ambon.

“Kota Ambon sampai saat ini masih berstatus sebagai darurat bencana banjir dan tanah longsor. Penetapan status ini pasca terjadinya cuaca ekstrim beberapa waktu lalu sampai saat ini. SK penetapan ini ditetapkan tanggal 20 Mei dan waktu masa 14 hari kedepan sampai tanggal 4 Juni besok,”kata dia, kepada wartawan di Balai Kota, Selasa (3/6/5) .

Menurutnya, penetapan status bencana bagi Kota Ambon itu, bukan tanpa alasan sebab cuaca ekstrim masih melanda sebagian besar wilayah Provinsi Maluku, termasuk Kota Ambon.

Baca Juga  DPC Partai PDI-Perjuangan SBB Akan Melakukan Surat Pemanggilan Terhadap JR

“Nah kemarin dalam rapat, koordinasi bersama OPD dan juga BMKG menyatakan bahwa harus menetapkan status itu karena siklus hujan, dan ini kita sudah masuk siklus hujan 30 tahun,”ujarnya.

Dijelaskan, siklus hujan ini sampai dengan 2025 ini masih masuk dalam kategori siaga.”Jadi mulai dari bulan Mei bulan Juni, Juli sampai Agustus itu, statusnya siaga oleh karena itu saat ini masih ditetapkan sampai 14 Hari.

Nanti 14 hari ke depan kita bahas lagi dalam rapat bersama OPD apakah harus diperpanjang atau tidak ? Tapi menurut saya akan diperpanjang sebab nanti dalam penjelasan BMKG kemarin itu bahwa puncak hujannya itu nanti di bulan Juni, Juli dan Agustus. Oleh karena itu kalau sudah menetapkan status ya mungkin status itu dia akan stop dan beranjak terus sampai masa hujan ini benar-benar berhenti,”bebernya.

Baca Juga  Ini Arahan Gubernur Maluku Pada Ribuan ASN Dan Non ASN Promal. Di Gedung Auditorium Unpatti

Dikatakan, dengan status siaga itu membuat pihaknya terus meningkatkan kewaspadaan.
“Kita selama ini telah membantu masyarakat yang meminta bantuan logistik untuk menyikapi kondisi jangan sampai longsor oleh karena itu logistik kita tetap kasih, sejauh ini masyarakat yang minta bantuan ke kita dan kita tetap berikan bantuan,”terangnya.

Tatipikalawan mengimbau, masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi alam saat ini.
“Kita terus mengimbau dan mengingatkan masyarakat yang mendiami bantaran sungai, lereng-lereng gunung, maupun daerah rawan banjir dan longsor agar tetap waspada.

Share :

Baca Juga

Berita

Maluku Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa: Penghargaan Ini Milik Seluruh Rakyat dan Pemuda

Berita

Wali Kota Ambon Dorong TP-PKK Jadi Mitra Strategis, Bidik Optimalisasi PAD

Berita

Pemda SBB Bentuk Tim Khusus Bahas Aspirasi Warga Amaina, Renovasi Masjid Ditunda Sementara

Berita

Lepas 39 Calon Praja IPDN, Gubernur Lewerissa Tekankan Disiplin dan Jaga Nama Baik Maluku

Berita

Puncak Dies Natalis ke-22, Pascasarjana Unpatti Gaungkan Kolaborasi Riset Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan

Berita

Buka ICESAS 2026, Gubernur Maluku Dorong Riset Tak Berhenti di Forum, Harus Berdampak bagi Masyarakat

Berita

Sumpah Pemuda ke-98, Unpatti Dorong Generasi Muda Maluku Berprestasi Menuju Indonesia Emas 2045

Berita

Pemkot Ambon Buka Suara soal Kisruh Tirta Yapono dan PT DSA, Tegaskan Pengangkatan Direksi Harus Sesuai Hukum