Home / Berita

Senin, 6 Maret 2023 - 01:09 WIB

Dinas Pertanian Provinsi Maluku Bersama Bupati Buru Lakukan Panen Raya Padi Nusantara Sejuta Hektar Di Desa Waegeren

Buru,GlobalMaluku.ID- Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku didampingi Penjabat Bupati Buru melakukan Panen Raya Padi Nusantara Sejuta Hektar di Desa Waegeren, Kecamatan Lolong Guba Kabupaten Buru, Minggu (5/3/2023).

Untuk Kabupaten Buru sendiri panen raya padi Nusantara sebanyak 1000 hektar di dataran Waeapo yang siap panen.

“Di Kabupaten Buru hari ini kita melaksanakan panen raya padi Nusantara Sejuta Hektar, di dataran Waeapo ada 1000 hektar dilakukan panen pada musim ini,” ungkap Kadis Pertanian Dr.SP.M .Si .Ilham Tauda,dalam sambutanya.

Kegiatan panen padi ini merupakan salah satu rangkaian forum organisasi perangkat daerah provinsi Maluku, yang di hadiri seluruh Kadis Pertanian di Maluku.

“Ini juga merupakan salah satu rangkaian forum organisasi perangkat daerah Provinsi Maluku yang tahun ini panen padi nusantara dilakukan di Kabupaten Buru, yang dihadiri seluruh Kadis Pertanian se -Maluku,” jelasnya.

Baca Juga  Temui Menteri Menteri PPN/Bappenas, Gubernur Maluku Bahas Proyek Strategis Nasional

Dirinya menambahkan, kegiatan ini juga untuk melakukan koordinasi atau sering
informasi terkait program pertanian secara komperhensif guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani di Maluku.

Terkait hal tersebut, ada dua hal yang dihadapi Dinas Pertanian provinsi Maluku pertama luas panen dimana tahun 2021 sedikit mengalami penurunan 2022 menjadi 23.000 hektar tentunya mempengaruhi peningkatan produksi dan produktivitas pertanian dan salah satunya teknis lapangan sehingga koordinasi dengan instansi terkait.

Dinas pertanian juga membawa Kepala BPS untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani dan tahun ini mengalami sedikit peningkatan dari tahun sebelumnya.

“Sektor tanam pangan salah satu faktor yang hari ini belum mencapai nilai 100 karena indeks yang diterima dan yang dibayarkan diantaranya kost produksi terlalu besar seperti tingginya biaya Pupuk, BBM, transportasi termasuk buruh tani yang mahal semua ini berpengaruh,” ucapnya .

Baca Juga  Tonjolkan Tanaman Khas Daerah, Widya Tanam Pohon Sukun pada Gerakan Tanam 1000 Pohon Bersama Ibu Negara

Kadis mengungkapkan semangat dan kerja keras petani di Kabupaten Buru semakin kuat, karena dalam waktu dekat akan dilakukan MoU dengan Bulog Maluku dan Maluku Utara untuk memastikan perluasan pemasaran hasil pertanian berupa beras.

“Selama ini para petani mengeluh tidak bisa menjual hasil ke Bulog, maka dalam kesempatan ini sudah bisa dilakukan karena akan dilakukan penandatanganan kersama dengan Bulog,” terangnya.

Kerjasama dengan berbagai pihak, lanjut Kadis adalah tidak terlepas dari arahan gubernur Maluku Morat Ismail untuk membuka akses untuk para petani di Maluku, salah satunya di Kabupaten Buru.

“Ini berdasarkan arahan pak Gubernur untuk membuka akses seluas-luasnya untuk para petani yang terus bekerja keras dilapangan, guna meningkatkan kesejahteraan para petani di Maluku, khususnya di Kabupaten Buru,” paparnya.

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Ambon Tindaklanjuti Opini WTP, Laporan Keuangan BPK Diserahkan ke Komisi-Komisi

Berita

Unpatti Gandeng Dunia Industri, Mahasiswa Dibekali Strategi Tembus Pasar Kerja Profesional

Berita

Wali Kota Ambon Tegas Tolak Praktik Titipan Siswa, PPDB 2026/2027 Dijamin Bersih

Berita

Lansia Ambon Tetap Produktif, Wali Kota Dorong Kemandirian Ekonomi di Hari Lansia Nasional

Berita

Komisi I DPRD Ambon Bahas Percepatan Pemilihan Raja dan Kepala Pemerintahan Negeri Definitif

Berita

Tiga Kandidat Sekkot Ambon Masuk Tahap Akhir, Wali Kota Siapkan Wawancara Terbuka

Berita

DPRD Soroti Hak Konsumen Perumahan Bukit Hijau Urimessing, Sertifikat Tanah Belum Diserahkan

Berita

Yayasan Samaritan Buka Peluang Pendidikan dan Pembinaan Sepak Bola bagi Anak-Anak Seram