Home / Berita

Rabu, 24 September 2025 - 16:02 WIB

Kelilauw Dorong Jalan Lingkar Ambalau Untuk Dibahas Dalam Rancangan APBD 2026.

AMBON–Sekretaris Komisi III, Abdul Kelilauw, merespon masa aksi demo mahasiswa dari Ambalau yang tergabung dalam Pemuda Maluku Bergerak (PMB) saat Audience dengan Pimpinan Dan Anggota Komisi III terkait persoalan jalan lingkar kecamatan Ambalau, di Ruang Komisi III, Karang Panjang, Senin (22/09/2025)

Dalam tuntutannya, PMB meminta DPRD Maluku untuk Proaktif mengawal pembangunan jalan lingkar Ambalau agar dijadikan prioritas BPJN, mendesak percepatan pengalihan status jalan dari kabupaten ke provinsi atau pusat, memanggil Pemkab Buru Selatan untuk segera menyelesaikan berkas peralihan status, melakukan kunjungan kerja langsung agar DPRD bisa melihat kondisi riil di lapangan.

Kelilauw mengatakan bahwa seingat saya sejak dilantik aspirasi terkait jalan lingkar kecamatan Ambalau ini sudah di sampaikan oleh adik-adik dari Ambalau sebanyak 3 kali, untuk diketahui bahwa persoalan jalan lingkar Ambalau ini menjadi perhatian kita sebagai wakil rakyat, dan untuk APBD 2025 itu sudah selesai dan KUA PPS jugaa sudah selesai pada bulan September kemarin.

Baca Juga  Jelang Kunjungan Presiden RI Jokowi, Danrem 151/Binaiya Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP

Lanjutnya, ”jadi bukan soal DPRD tidak meresponaspirasi dan tuntutan adik-adik, tapi belum ada agenda untuk proses pembahasan. Insya Allah dalam kurun waktu satu atau dua Minggu ke depan Pemerintah Daerah dan DPRD Maluku sudah mulai melakukan pembahasan APBD Tahun 2026. Ia meminta kepada PMB untuk mengawal aspirasi ini bersama,”

Sebagai provinsi kepulauan, Maluku membutuhkan akses jalan yang tentu memasai untuk menghubungkan kampung atau desa, dimana Ambalau terdapat 7 Kampung yang merupakan satu kesatuan di kecamatan dan juga pelabuhan untuk menghubungkan ke Kabupaten maupun ke luar daerah, untuk membawa hasil pertanian, laut dan produk-produk lokal lainnya.

Baca Juga  Wakil Bupati Terpilih : Mario Lawalata “Pasar Binaya Akan di Evaluasi”

Kelilauw menyampaikan, terkait dengan jalan lingkar Ambalau ini merupakan status jalan kabupaten yang juga bisa dibangun dengan dana pusat. Contohnya seperti di SBT, Pulau gorom dan Pulau Amar kurang lebih ada 13 kampung, pada 2 kecamatan di wilayah Wakate, statusnya itu jalan kabupaten, namun kita tidak mengharapkan dari Balai. Kabupaten bisa menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana Inpres dari pusat yang dapat digunakan.

”saya berharap kedepannya kita bisa membahasnya dalam APBD 2026 dan dapat mendorongnya bukan hanya status jalan provinsi tetapi nasional. Karena ini untuk menunjang kemajuan perekonomian daerah, dan kita akan saling mengingatkan untuk hal ini, karena sudah merupakan janji pemerintah daerah melalui Pak Hendrik,” harap Kelilauw

Share :

Baca Juga

Berita

PFII Dinilai Jadi Kunci Kedaulatan Finansial Indonesia, FGD di Bali Soroti Urgensi Pusat Keuangan Internasional

Berita

Wali Kota Ambon Buka Diklat Pemadam I 2026, Tegaskan SDM Tangguh Jadi Kunci Pelayanan Keselamatan Publik

Berita

Perkuat Sinergitas, Densus 88 AT Polri Maluku Gandeng Pemkot Ambon Cegah Radikalisme dan Awasi Penggunaan Gadget Remaja

Berita

Wawali Ambon Serukan Tokoh Agama Perkuat Deteksi Dini Konflik, Teguhkan Semangat Persaudaraan Demi Ambon yang Damai

Berita

Dinkes SBB Perkuat Transformasi Posyandu, Bimtek 6 SPM Siapkan Layanan Dasar yang Lebih Berkualitas

Berita

Siapkan SDM Lokal untuk Blok Masela, PT Inpex dan Unpatti Bekali Mahasiswa dengan Keahlian Industri LNG

Berita

Ambon Perkuat Reformasi Birokrasi, Gandeng Ombudsman RI Tingkatkan Mutu Pelayanan Publik

Berita

BNI Perkuat Keamanan Digital, wondr by BNI Kini Otomatis Kunci Aplikasi Saat Ada Panggilan Masuk