Home / Berita

Jumat, 24 April 2026 - 20:34 WIB

Pemkab Malra Gandeng Kemensos, 1.017 Warga Nikmati Layanan Bakti Sosial Terintegrasi

Langgur – Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan publik melalui kegiatan Bakti Sosial Terintegrasi bersama Kementerian Sosial Republik Indonesia. Program ini menyasar 1.017 warga penerima manfaat dengan berbagai layanan langsung yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan intervensi pemerintah.

“Bakti sosial ini adalah bentuk pelayanan langsung, agar masyarakat yang membutuhkan dapat merasakan kehadiran pemerintah secara nyata,” ujar Thaher saat kegiatan berlangsung di RSUD Karel Sadsuitubun, Langgur, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini didukung anggaran sebesar Rp1,15 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui Kementerian Sosial. Sebanyak 16 jenis layanan terpadu disiapkan, mencakup sektor kesehatan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi.

Baca Juga  Ini Yang Dikatakan Wagub Maluku Pada Buka Puasa Bersama DPP IKB SBT

Layanan tersebut antara lain operasi katarak, khitanan massal, isbat nikah, pelayanan administrasi kependudukan, serta bantuan pendidikan. Selain itu, tersedia pula pembebasan pasung bagi orang dengan gangguan jiwa, bantuan alat bantu disabilitas, layanan kesehatan lansia, donor darah, hingga program kewirausahaan.

Tak hanya itu, intervensi lainnya juga mencakup penanganan penderita kusta, layanan fisioterapi, penguatan lembaga kesejahteraan sosial, program pekerja sosial masuk sekolah, serta bantuan bagi penyintas HIV/AIDS.

Menurut Thaher, pendekatan terintegrasi menjadi kunci agar masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dalam satu waktu dengan hasil yang lebih efektif dan optimal.

Baca Juga  Polwan Polres SBB sosialisasi bahaya kekerasan seksual bagi murid SD

“Dengan layanan terpadu, masyarakat tidak perlu berpindah-pindah. Semua kebutuhan bisa terpenuhi dalam satu kegiatan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, dan pekerja sosial untuk memberikan pelayanan terbaik dan tepat sasaran, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Pastikan setiap layanan ini memberi dampak nyata dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” tegasnya.

Bupati turut mengapresiasi dukungan Kementerian Sosial yang dinilai sangat membantu pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan pelayanan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar pelayanan kepada masyarakat semakin luas dan merata,” pungkasnya.

Share :

Baca Juga

Berita

Kunjungi Kejari SBT, Kajati Maluku: Jaga Integritas, Itu Mahkota Seorang Jaksa!

Berita

Soal Penataan Pasar Mardika, DPRD Maluku Minta Pemprov Tegas Tapi Humanis

Berita

FEB Unpatti Bedah Ironi Pengangguran Nasional: Kampus Dorong Solusi dari Dunia Pendidikan ke Dunia Kerja

Berita

Disambut Cakalele di Negeri Mosso, Benhur Watubun Kobarkan Semangat Konsolidasi dan Pelestarian Budaya Maluku

Berita

Sekkot Ambon Buka Suara: Konflik Raja Negeri Soya Tak Kunjung Usai, Pemkot Siap Ambil Langkah Tegas

Berita

Sekkot Ambon Tegaskan Lapak Batu Merah Tak Boleh Ganggu Arus Lalu Lintas

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Evaluasi Kinerja untuk Tingkatkan Pelayanan Sosial

Berita

Pemkot Ambon Apresiasi Peraih Kalpataru Lestari, Wawali Kota Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Bernilai