Home / Berita

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:09 WIB

Pemkot Ambon Salurkan Bantuan bagi Warga Hunut Korban Konflik

AMBON–Pemerintah Kota Ambon, melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, menyalurkan bantuan bagi warga Hunut yang rumahnya terdampak kebakaran akibat konflik beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut berupa 3 buah kios mini dan 5 etalase tempat berjualan, yang diharapkan dapat membantu warga Hunut memulihkan kondisi sosial ekonomi mereka.

Baca Juga  Wujud Bela Sungkawa, Kapolres SBB Melayat Ke Rumah Duka Salah Satu Personilnya

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Ambon, Ivonny Alexandra Wilhelmina Latuputty, mengatakan bahwa bantuan ini merupakan upaya pemerintah untuk mendukung kebijakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon dalam mempercepat pemulihan kondisi sosial ekonomi warga Hunut.

Baca Juga  Agoes SP Resmi Pamit Tinggalkan Bumi Raja-Raja : "Terimakasih Untuk Segalanya,Maluku"

“Penyaluran bantuan ini merupakan hasil survei yang dilakukan di lokasi, dan kami berharap dapat membantu warga Hunut memulihkan usaha mereka,” ujar Latuputty.

Bantuan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi warga Hunut untuk kembali bangkit dan meningkatkan perekonomian mereka.

Share :

Baca Juga

Berita

BNI Serahkan 10 Unit TPS Sampah untuk Ambon, Perkuat Gerakan Kota Bersih dan Sehat

Berita

Wawali Ambon Dorong Pendataan Pelaku Ekonomi Digital dalam Sensus Ekonomi 2026

Berita

BPS Kota Ambon Latih Petugas Sensus Ekonomi 2026, Siapkan Data Berkualitas untuk Ukur Pertumbuhan Ekonomi

Berita

Hari Lahir Pancasila 2026, Wali Kota Ambon: Pancasila Jangkar Moral Bangsa Hadapi Tantangan Global

Berita

Universitas Pattimura Rayakan Iduladha 1447 H: Rektor Ajak Sivitas Akademika Perkuat Nilai Ketaatan, Pengorbanan, dan Kepedulian Sosial

Berita

Kejati Maluku Rayakan Idul Adha 1447 H dengan Semangat Pengorbanan dan Kepedulian Sosial

Berita

Audisi LASQI 2026 Kota Ambon Resmi Dibuka, Perebutkan “Golden Ticket” Menuju Nusantara Fest

Berita

Unpatti Kukuhkan Pusat Studi Pengelolaan Kawasan Berbasis Masyarakat: Tonggak Baru Riset dan Pemberdayaan di Maluku