FOKUS GM

Home / Berita

Selasa, 13 Mei 2025 - 21:25 WIB

Perayaan Waisak 2569 BE :Ritual Puja Bhakti Yang Diikuti oleh umat Budha dari Pulau Seram

AMBON-Umat Budha di Kota Ambon melakukan puja bhakti atau ritual sembayang dalam merayakan Hari Raya Waisak 2569 BE (Buddhist Era) di Vihara Swarna Giri Tirta di Kawasan Gunung Nona, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (12/5/2025)

Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Maluku Tjoa Tini Pinantoan mengatakan tema perayaan tahun ini yakni “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan, Wujudkan Perdamaian Dunia”. Tema tersebut tidak hanya berfokus pada ritual keagamaan, tetapi juga menekankan pentingnya nilai-nilai seperti pengendalian diri, kedamaian, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Dikatakan, perayaan Tri Suci Waisak adalah peringatan tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha Gautama yakni kelahiran, pencerahan, dan Parinibbana (wafat).

Momen ini juga menjadi refleksi yang mengajak umat untuk meneladani nilai luhur dan mengamalkan ajaran Budha tentang pengendalian diri, cinta kasih, kesabaran, dan rasa empati dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga  Kodim 1504/Ambon : Lewat Kegiatan Keagamaan Babinsa Wujudkan Keakraban & Berikan Rasa Aman Untuk Masyarakat

“Beliau terlahir sebagai seorang putra mahkota, namun meninggalkan segala kemewahan dan kekuasaan untuk menjalani kehidupan sederhana dan butuh suatu pengendalian diri yang sangat besar. Hal ini menjadi evaluasi buat semua umat agar dapat menjalankan semua ajaran beliau dengan melakukan banyak kebajikan di Bulan Waisak,” ujar Pinantoan.

Lanjut dikatakan, untuk ritual puja bhakti yang dilakukan hari ini turut diikuti oleh umat Budha dari Pulau Seram. Puncak perayaan akan dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2025 di Aula Kemenag Maluku dan dihadiri oleh seluruh perwakilan umat Budha di wilayah Maluku.

“Nanti kami akan mengundang semua umat yang ada baik di Pulau Buru, Seram dan wilayah Maluku lainnya untuk melakukan perayaan di Kota Ambon,” jelasnya.

Baca Juga  Gubernur Murad Apresiasi Dedikasi dan Perhatian IAI Terhadap Kesehatan Masyarakat

Pinantoan juga mengajak umat Budha dalam perayaan Waisak ini agar turut menjaga kerukunan hidup antar umat beragama dengan hidup lebih baik, bijak menjaga sikap, dan perbuatan.

Sementara itu, Biksu Siriratano mMahaterah, sebagai anggota Sangga dan Pembina khusus di Maluku menambahkan prosesi ibadah Tri suci waisak di Wihara Swarna Giri Tirta diawali dengan pradak sina, mengitari ruang damasalah sebanyak tiga kali searah jarum jam.

Biksu turut mengajak umat untuk mengamalkan ajaran Budha dengan berupaya mengintrospeksi atau menyucikan diri dan melakukan hal-hal baik dan meninggalkan segala hal buruk dalam hidup ini.

“Tidak melakukan kejahatan lagi dan senantiasa menambah kebajikan dan berupaya intropeksi atau menyucikan diri sendiri

Share :

Baca Juga

Berita

Perjuangan Bupati Zulkarnain Berbuah Hasil, APBN Kucurkan Rp225 Miliar Bangun Jalan Strategis di Maluku Tengah

Berita

Pemkot Ambon Pastikan Warga PBI BPJS Kesehatan yang Dinonaktifkan Tetap Terlindungi, Dibiayai Melalui APBD

Berita

Wali Kota Ambon Dorong Seluruh OPD Terapkan Prinsip HAM dalam Pelayanan Publik

Berita

Kajati Maluku dan Kapolda Maluku Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Sepakat Hindari Ego Sektoral

Berita

Wali Kota Ambon Resmi Pilih Robby Sapulette sebagai Sekretaris Daerah Definitif

Berita

Yayasan Pohon Sagoe Perkuat Pendidikan Karakter Anak Maluku Lewat Program Child Community Hero

Berita

Anak-anak Harus Siap Hadapi Era AI, Wali Kota Ambon Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter

Berita

Prajurit Putra Daerah Jadi Jembatan Damai, Kodam XV/Pattimura Perkuat Rekonsiliasi Hitu Meseng dan Morela