Home / Berita

Selasa, 11 Oktober 2022 - 22:40 WIB

Percepat Kemandirian KPM, Komisi VIII Puji Program dan Terobosan Mensos

AMBON,Global Maluku.ID| Komisi VIII DPR RI mendorong penerima manfaat bantuan sosial untuk mandiri secara ekonomi. Legislator memuji langkah pemerintah melalui Kementerian Sosial yang menyiapkan berbagai program untuk mengakselerasi kemandirian penerima manfaat,

“Banyak sekali program Ibu Mensos Risma yang membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jadi bantuan sosial itu bukan untuk memelihara kemiskinan,” kata Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi di Ruang Rapat Kantor Gubernur Provinsi Maluku, Ambon (10/10).

Sebanyak enam anggota Komisi VIII melakukan kunjungan kerja reses ke Provinsi Maluku dengan menyerahkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Ditjen Rehabilitasi Sosial, Salahuddin Yahya dan Direktur Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Soepomo.

Dalam keterangan lebih lanjut, Ashabul Kahfi menyatakan, intervensi melalui bantuan sosial dan program pemberdayaan dimaksudkan agar masyarakat tidak mampu bisa keluar dari ketidakberdayaan dan kemiskinan.

Baca Juga  Gubernur Maluku Hadiri Pelantikan DPD IKAL LEMHANAS Provinsi Maluku Periode 2025-2030

Komisi VIII melihat Kemensos menempuh langkah serius dalam memastikan bantuan tepat sasaran. Kahfi melihat Kemensos melalui pendamping telah bekerja sistematis melakukan pemutakhiran data. “Ada pendamping di lapangan. Kuncinya dari pendataan,” katanya.

Peran penting pemutakhiran data juga terletak pada peran Pemerintah Daerah (Pemda). Sebab proses pemutakhiran data dilakukan secara berjenjang dari daerah. “Makanya kita dorong Pemda agar secara rutin melakukan up-date data,”  kata dia.

Dalam kesempatan itu, diserahkan bantuan senilai Rp583.449.000. Bantuan yang diserahkan berupa beras sebanyak 20 ton, kearifan lokal untuk dua lokasi di Kabupaten Maluku Tenggara; santunan kepada korban konflik sosial sebanyak 14 orang di Kabupaten Maluku Tengah: kursi roda untuk 5 penerima manfaat (PM); dan tongkat adaftif untuk 42 PM.

Baca Juga  Korem 151/Binaiya Peringati Isra Miraj

Dalam kesempatan sama Salahuddin Yahya menyatakan, atas arahan Mensos, untuk membantu masyarakat pra-sejahtera, Kemensos menyalurkan bantuan sosial reguler seperti PKH dan BPNT. Di luar itu, dikembangkan program baru yaitu yaitu ATENSI, bantuan untuk  Anak Yatim, Piatu dan Yatim Piatu (YAPI).

Ada juga bantuan PENA yaitu Pahlawan Ekonomi Nusantara dan ada bantuan RST (Rumah Sejahtera Terpadu). “RST diberikan kepada masyarakat setelah dilakukan asesmen untuk memastikan bahwa masyarakat membutuhkan bantuan-bantuan sosial dari Kemensos,” katanya.

Salahuddin berharap, semua pihak terkait dalam pelaksanaan program ini bisa meningkatkan sinergi. Terlebih, pelaksanaan program terhitung tinggal dua bulan lagi sudah memasuki akhir tahun.

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Ambon Tekankan Tiga Pilar Kepemimpinan Saat Buka PKJL AMGPM Dakota

Berita

Sekot Ambon Dorong Percepatan Penetapan Raja Definitif di 7 Negeri

Berita

Sekot Ambon: Nilai-Nilai Pancasila Harus Menjadi Ruh Pelayanan Aparatur Negara

Berita

Wali Kota Ambon Apresiasi Kehadiran Point Coffee Gedhe, Dorong Investasi dan Lapangan Kerja

Berita

Rp38 Miliar Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan Maluku Disorot, DPRD Minta Data Segera Disinkronkan

Berita

Desy Hallauw: Damkar Hadir di Garis Depan, Warga Harus Dapat Rasa Aman

Berita

Noaf Rumauw Sentil Pelayanan BPJS: “Urus Nyawa Orang, Bukan Sekadar Administrasi”

Berita

Wali Kota Ambon Ajak ASN Teladani Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan Publik