GlobalMaluku.ID,Piru-Membuka kegiatan Bimbingan Teknis Implementasi Peraturan daerah No 02 tahun 2024 tentang pajak daerah dan retribusi daerah bagi para pengusaha di SBB ,Kamis(30/5/2024).
Pj Bupati SBB dalam sambutannya mengatakan,tentunya menjadi satu perhatian besar dan mendapat kesan pertama Saya sebagai Pj Bupati Seram Bagian Barat, tentang pungutan pajak.”Kami yang hadir disini perlu kejujuran, karena ketika saya dan bapa/ ibu wajib bayar pajak, maka sudah pasti bapa/ ibu sudah membangun Kabaupaten SBB yang berjuluk Bumi Saja Mese Nusa ini, ujarnya.
Kata dia, “Saya tidak banyak ngomong, tidak banyak bicara, lebih baik kita membangun daerah dari pada banyak bicara
Ia menjelaskan, “target pajak kita itu 26 miliar, artinya apa, Pemerintah Kabupaten SBB lewat OPD Teknis menetapkan 26 Miliar itu angka yang realiti, tidak karang-karang sudah dengan rincian yang jelas aitem yang jelas dan mengukur dirinya bahwa ini bisa di capai di kabupaten SBB, tapi apa yang terjadi di lapangan, dari bulan Januari sampai bulan Mei baru realisasi kurang lebih 2 miliar(target 26 miliar untuk SBB Tahun 2024 pajak pendapatan) artinya dari 2 miliar itu baru di realisasi 7,6%, bayangkan kita mau kasih maju SBB , sedang kita punya target macet, sampai bulan Mei baru 7,6%, padahal kalau di karkulasi berdasarkan data statistik itu sekitar 50 %(12 M) kita perlu perbaiki, kita jangan buat daerah kita jadi mundur,tegas Ely.
Kemarin saya lihat data di kepegawaian(BKD) S2 hanya 65 orang, 1,3% dari 4.788 pegawai lebih, apa yg kita mau banggakan dari SBB, jadi kalau misalnya kita garis bawahi itu antara SDM yang tersedia dan antara target pajak yang sampai sekarang, artinya SDM terbatas, pajak terbatas.
Menurutnya,SDM terbatas,Pajak terbatas,itu bukan menjadi hambatan, justru hadirnya peraturan daerah(Perda) 02 tahun 2024 menjawab semua itu ,bagaimana kita akan kepatuhan ,kemudian keyakinan kita dan Pemerintah Daerah lewat OPD teknis dengan membangun kebersamaan, membangun komunikasi terkait dengan inovasi-inovasi, saya yakin dan percaya bahwa angka-angka realistis realisasi itu akan naik sejalan dengan target-target yang dicapai yang diinginkan ditahun 2024 ini, tururnya.
Ely juga menambahkan, Kalau sudah tercapai dirinya mengajak Pemda SBB, mari kita koreksi target pendapatan kita dan pajak, sehingga tidak terjadi geb yang sangat luar biasa, kalau sampei dengan bulan lima, angka masi 7,6% itu berarti kesimpulannya adalah kesalahan Perencanaan. Tapi kalau ada faktor-faktor yang muncul dan bisa membuat realisasi itu naik dalam waktu yang singkat ini, karna mungkin dengan hadirnya perda 02 tahun 2024 , untuk menjawab semua sumbatan-sumbatan tadi, maka saya lewat kesempatan yang berbahagia ini hadir sudah sampai seminggu ini, akan merubah semoga daerah ini akan maju, untuk bisa membangun dari semua sisi, terutama Sumber daya Manusia.
Waktu ini hanya sebentar sebagai Pj Bupati, sebagai anak adat leluhur, saya ingin meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia(SDM) di SBB dan untuk semua yang ada disini. Kalau kita punya SDM yang bagus, semua target perencanaan akan diolah dengan baik dan semuanya akan terjawab dengan baik,ungkapnya.
Mudah-mudahan lewat pimpinan teknis yang nanti di sampaikan para narasumber, baik dari Hukum dan HAM, baik internal dan fungsional serta OPD Teknis dinas Pendapatan ini, dilakukan dengan penuh koperatif sehingga saudara-saudara kita para wajib bayar pajak ini memahami dengan penuh kesadaran membayar pajak ini bukan beban bagi mereka tapi mereka sudah membangun kabupaten SBB, mereka sudah membangun infrasuktur SBB, mereka sudah membangun anak-anak SBB, tandas Ely diakhir sambutannya.
Turut mendampingi Pj Ketua TP-PKK SBB, Ny. Anita Ely, Sekda SBB, Leverne Alvin Tuasuun, Pimpinan OPD terkait dan para peserta Bimbingan Teknis se-Kabupaten SBB.

































