Home / Berita

Selasa, 7 November 2023 - 05:09 WIB

Tidak memiliki kemampuan Seluruh Anggota DPRD SBB Katagori Dalam Perlindungan Anak

GlobalMaluku.ID,Piru-Seluruh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) di kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) bagaikan anak dibawah umur yang di lindungi oleh undang- undang. “Pasalnya mereka semua tak mampu melakukan fungsi pengawasa nya terhadap Pemerintah Daerah Kabupaten SBB

Penjabat(PJ)Bupati Kabupaten SBB Andi Chandra As’addudin kerap kali membuat ulah yang berpotensi merugikan rakyat di kabupaten yang bertajuk Bumi Saka Mese Nusa ini, namun mereka para wakil rakyat terlihat diam .

Pantasan saja mereka juga memiliki hutang makan minum yang menumpuk di beberapa rumah makan di Piru dengan jumlah ratusan juta rupiah, semua ini di karenakan watak dan kemampuan mereka Masih di katagorikan anak di bawa umur.

Rakyat di kabupaten SBB sedih dengan ketidak mampuan para wakil rakyat yang di nilai tak mampu memperjuangkan hak mereka, hal ini di lihat dari hilangnya 36 milyar Dana Lokasi Umum(DAU) peruntukan, dimana anggaran tersebut tak dapat di kucurkan oleh Pemerintah pusat di karenakan ketidak mampuan Pj Bupati Andy Candra as’adudin, dan seluruh anggota DPRD yang di duga Masi masuk dalam katagori anak di bawa umur.

Baca Juga  Untuk Meningkatkan Kepercayaan Publik*,Tim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Di Polres SBB

Untuk di ketahui akibat dari ulah Pj Bupati ,APBD kabupaten SBB untuk periode 2024 mendatang pasti di kurangi, dari awalnya satu Trilyun lebih, bisa menurun di bawa angka satu Trilyun.

Melihat ketidak mampuannya Pj Bupati yang begitu nyata, tetapi kelompok penjilat Masi saja berkoar-koar di grup -grup watsap kalau semua itu di karenakan ketidak mampuan para OPD, pertanyaannya apakah mereka para OPD ini orang baru ataukah selama ini Mereka para OPD ini sudah yang mengelola keuangan daerah dengan bupati -bupati sebelumnya.

Berdasarkan hasil pantawan media ini, mereka para OPD ini telah di uji kompetensi dan selama mereka menjalankan tugas dengan bupati- bupati sebelumnya tidak ada massalah sama sekali, Malah APBD dari angka di bawa satu trilyun, bisa naik menjadi satu trilyun, bahkan naik lagi menjadi satu trilyun lebih, kini di Mana Pj Bupati Andi Chandra as’adudin, 36 milyar bisa hilang, seakan -akan kabupaten ini di kelola dengan anggaran sudah cukup kalau di bawa angka satu trilyun.

Baca Juga  Jemaat GPM Kategorial Polri Dian Kasih Gelar Ibadah Syukur HUT Yang Ke-8 Tahun

Kesalahan yang telah merugikan rakyat sudah nyata di depan mata, bukanya berpihak kepada rakyat, kini malah memberikan pujian kepada Pj Bupati yang tidak memiliki kemampuan, kini kabupaten SBB terlihat bagaikan kota mati ,di karenakan krisis yang berkepanjangan, bila Pj Bupati Andi Chandra as’adudin tidak segerah di evaluasi maka rakyat SBB siap miskin pada 2024 mendatang.

Share :

Baca Juga

Berita

Pemda Maluku Tengah Klarifikasi Kinerja Pelayanan Publik Rendah

Berita

Walikota Ambon dan Gubernur Maluku Tinjau Pembangunan Rumah Warga Korban Konflik

Berita

Babinsa Koramil 1513-01/Piru Laksanakan Komsos dengan Warga Dusun Pelita Jaya

Berita

Fauzan Rahawarin: Aspirasi Masyarakat Malra Jadi Prioritas

Berita

Banjir di Maluku Tengah: Anggota DPRD Promal Minta Solusi Konkrit

Berita

DPRD Promal Gelar Rapat Penting Bahas Status Tanah dan P3K Paruh Waktu

Berita

Wakil Wali Kota Ambon Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan di Negeri Ema

Berita

Pemkot Siapkan Strategi Atasi Inflasi 2025