Home / Berita

Kamis, 20 Februari 2025 - 19:29 WIB

Tiga Kampus di Ambon Demo Inpres Nomor 1 Tahun 2025

GlobalMaluku.ID, AMBON – Aksi turun Demonstrasi dilakukan oleh Mahasiswa dari tiga Almamater yakni Universitas Pattimura (UNPATTI), Universitas Kristen Indonesia Maluku (UKIM) dan Universitas Darussalam (UNIDAR), sebagai bentuk protes terhadap Instruksi Presiden (INPRES) Nomor 1 Tahun 2025, tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2025.

Aksi yang digelar puluhan Mahasiswa tepat di jalan Pattimura depan Kantor Polsek Sirimau. Para pendemo menyuarakan tiga hal yang menjadi tuntutan mereka dalam aksinya. Kamis (20/02/2025).

Koordinator Lapangan (KORLAP)
Osan Marbow dalam orasinya membacakan tiga poin tuntutan. Berikut isi tuntutannya:

Baca Juga  Pansus LKPJ Kabupaten SBB Sinkronkan Laporan dan Rekomendasi DPRD Promal Ke Pemda

Berhentikan efisiensi anggaran.
Meminta Pemerintahan Pusat (Pempus) untuk melakukan penambahan kuota KIP kuliah pada perguruan tinggi se-Maluku.
Kembalikan pendidikan sebagai program prioritas bukan program pendukung.

”Jika terjadi efisiensi anggaran maka tentu kami menduga akan berdampak pada pemangkasan anggaran pendidikan pada Kementerian Pendidikan dan pasti berdampak pada kampus-kampus yang bergantung pada APBN,” ujarnya menduga.

”Kami melihat Maluku hari ini masih rentan terhadap kemiskinan. Sehingga kami meminta kepada pemerintah untuk menambahkan kuota KIP kuliah supaya bisa terjadi perkuliahan gratis di Provinsi Maluku,”harapnya.

Baca Juga  Menembus Ombak Demi KUR: Kisah Asti Alimin Buka Jalan Keuangan untuk Warga Pulau Kelang

“Kami inginkan bahwa Indonesia emas itu bisa tercapai sebagai cita-cita negara Indonesia hari ini 2025, maka harus disodorkan dengan pendidikan gratis bukan Makan Bergizi Gratis (MBG),” sentilnya.

”Untuk itu pendidikan harus dialihkan menjadi program prioritas bukan program pendukung,”pintanya.

Para pendemo berharap para pejabat daerah dapat mendengar tuntutan yang mereka sampaikan, agar dapat disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Bahwa kami Mahasiswa di Maluku juga menolak Kebijakan Pemerintah Pusat, sebagaimana seruan Nasional yang hari ini terjadi,”tandasnya. (VR)

Share :

Baca Juga

Berita

Blok Masela Jangan Cuma Keruk Kekayaan Maluku! Pemprov Desak Lapangan Kerja dan Kesejahteraan Rakyat Jadi Prioritas

Berita

Gubernur Maluku Dukung Seram Opportunity, 400 Kluster Sawit Dibidik dan 20 Ribu Tenaga Kerja Ditargetkan

Berita

Ketua Komisi IV DPR RI Apresiasi Bulog Capai Pengadaan 4 Juta Ton Beras, Gubernur Maluku Hadir di Ambon

Berita

Wattimena Tegaskan Penataan OPD Bukan untuk Tambah Jabatan, Tapi Perkuat Pelayanan Publik

Berita

Kejati Maluku Ingatkan Kepala Sekolah: Kelola Dana BOSP, Jangan Campur Kepentingan Pribadi

Berita

Halidah Rahawarin Resmi Jabat Wakil Dekan FK Unpatti, Rektor Bidik Akreditasi Unggul

Berita

Tenaga Kerja Blok Migas Masela Jangan Dipolitisir, Pemerintah Diminta Bela Anak Maluku

Berita

Lewerissa: ASN Sehat, Solid, dan Profesional untuk Perkuat Pelayanan Publik